Modus

Gubernur Lampung Turut Musnahkan 125 Kilogram Ganja

Jajaran Forkompinda Provinsi Lampung, melakukan pemusnahan barang bukti ratusan kilogram narkoba terdiri dari sabu-sabu, ganja, ekstasi, serta obat obatan terlarang, di Lapangan Korpri, Komplek Perkantoran Gubernur Lampung/NSL

BANDAR LAMPUNG – Jajaran Forkompinda Provinsi Lampung, melakukan pemusnahan barang bukti ratusan kilogram narkoba terdiri dari sabu-sabu, ganja, ekstasi, serta obat obatan terlarang, di Lapangan Korpri, Komplek Perkantoran Gubernur Lampung, Rabu (18/12).

Pemusnahan barang bukti narkoba ini menggunakan mesin incinerator milik Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung, dengan kemampuan menghancurkan narkoba dalam waktu dua jam.

Diketahui, barang bukti narkoba terdiri dari 179 kilogram sabu sabu, 125 kilogram daun ganja, 128.000 butir ekstasi, 2.500 butir obat terlarang dan 1,3 kilogram opium.

Baca Juga:  Polres Pesawaran Tangani Kasus Dugaan Pemotongan Dana Oleh Sekretaris KPUD

Seluruh barang bukti hasil tangkapan kurun waktu 6 bulan terakhir ini, dimusnahkan dengan menggunakan mesin incinerator milik BNN. Barang bukti dimasukan kedalam mesin untuk dileburkan dalam waktu paling lama dua jam.

Dalam hal ini, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, sangat mendukung aparat penegak hukum melakukan pemberantasan serta peredaran narkoba di wilayah Lampung.

“Kedepan, pemerintah berencana menganggarkan dana bagi pihak kepolisian dan BNN Lampung, untuk mendukung program pemerintah dalam pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ujar Gubernur.

Sementara Kepala BNN Provinsi Lampung, Brigjend Ery Nursatari, mengatakan, barang bukti narkoba yang dimusnahkan ini merupakan hasil sitaan dari belasan pelaku pengedar serta bandar narkoba.

Baca Juga:  Kejati Usut Bansos Covid-19 di Dinas Sosial Kabupaten Lampung Barat

“Para pelaku ini berencana mengedarkan barang haram tersebut pada saat malam pergantian tahun nanti,” ungkap Brigjend Ery Nursatari.

Provinsi Lampung sendiri, masuk dalam urutan ke tiga daerah rawan peredaran narkoba di Pulau Sumatera.

Sementara untuk tingkat nasional, Provinsi Lampung masuk dalam 10 besar daerah sasaran peredaran narkoba.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top