Uncategorized

Gubernur Lampung Gratiskan Penggunaan Mobil Ambulan di RSUD Abdul Moeloek

Armada Ambulan RSUD Abdul Moeloek/Ist

BANDARLAMPUNG – RSUD Dr H Abdul Moeloek adalah Rumah Sakit Milik Pemerintah Provinsi Lampung dan merupakan rumah sakit rujukan tertinggi.

Sesuai dengan Pergub No 42 Tahun 2017 tentang Tarif Pelayanan Kesehatan, penggunaan mobil jenazah di RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung, maka RSUD milik pemerintah ini melakukan pengembangan dalam rangka mewujudkan layanan yang optimal sehingga visi “Rumah Sakit Unggul Dalam Pelayanan, Pendidikan, dan Penelitian Kesehatan di Sumatra” dapat segera terealisasikan.

Berdasarkan rilis yang diterima Suluh.co, Rabu (7/2), RSUD Abdul Moeloek mempunyai 4 unit ambulans dan 5 unit mobil jenazah.

Satu dari 4 unit ambulans terdapat Ambulans Flu Burung yang merupakan ambulans gawat darurat yang dilengkapi dengan ventilator dan peralatan emergensi, sedangkan 3 ambulans lainnya merupakan ambulans transportasi.

Baca Juga:  Yusuf Kohar Cari Solusi Kemacetan Dampak Flyover Pramuka

Unit ambulans RSUDAM adalah transportasi utama bagi tenaga medis RSUDAM dalam menunjang pelayanan kesehatan yang diberikan.

Pada tahun 2018, ada penambahan 5 unit kendaraan terdiri dari 3 unit ambulans dan 2 unit mobil jenazah, melalui pengadaan dana subsidi Pemerintah Provinsi Lampung serta dana pendampingan operasional mobil jenazah gratis untuk pasien tidak mampu dan dirawat di kelas 3.

Prosedur penggunaan mobil jenazah dan ambulans:

1. Pasien atau keluarga pasien yang memerlukan jasa ambulanss atau mobil jenazah datang ke pool ambulans.

2. Petugas menjelaskan tentang administrasi, baik tarif maupun syarat-syarat penggunaan mobil jenazah dan ambulans, baik pasien umum maupun pasien JKN. Jika pihak keluarga jenazah akan menggunakan kendaraan dari luar RSUDAM, maka petugas Instalasi Forensik dan Kamar Jenazah membuatkan surat pernyataan tentang permintaan tersebut yang ditandatangani oleh keluarga jenazah dan diketahui oleh kepala ruang Forensik dan Kamar Jenazah.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Raih Penghargaan dari Kementrian Hukum dan HAM

3. Pasien atau keluarga pasien menyelesaikan administrasi penggunaan mobil jenazah dan ambulans.

4. Setelah administrasi selesai maka petugas mobil jenazah atau ambulans mengisi buku harian dan membuat surat jalan yang diketahui oleh Kepala Pool Ambulans atau koordinator piket saat itu.

5. Petugas/ supir mengantar sesuai dengan surat jalan dari rumah sakit dan melapor kepada Kepala Pool Ambulans atau koordinator piket setelah menunaikan tugasnya.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top