Bandar Lampung

Good Job! KPK Rekam Proses Sidang Korupsi Pengadaan Mobil ‘Elite’ Pemda Lamtim

Good Job! KPK Rekam Proses Sidang Korupsi Mobil Elite Pemda Lamtim
Good Job! KPK Rekam Proses Sidang Korupsi Mobil Elite Pemda Lamtim

Peralatan dan petugas yang bertanggungjawab untuk merekam proses sidang kasus korupsi yang sudah disupervisi KPK. Kasus ini melibatkan PT Topcars Indonesia. Foto: Ricardo Hutabarat.

Suluh.co – Kasus sangkaan korupsi atas pengadaan kendaraan dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur atau elite yang memimpin pemda tersebut, digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, Selasa siang, 5 Januari 2020.

Sangkaan korupsi ini diketahui turut melibatkan perusahaan swasta PT Topcars Indonesia. Jaksa sebagai penyidik dari bidang pidana khusus pada Kejaksaan Tinggi Lampung menyangka, negara mengalami kerugian atas pengadaan yang dihelat Badan Pengelola, Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah [BP2KAD].

Pengadaan ini berlangsung pada Tahun Anggaran 2016 dengan mengalokasikan dana Rp 2,6 miliar lebih. Adapun nilai kerugian negara berdasarkan hasil audit serta berkat supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK], senilai Rp 686 juta lebih.

Baca Juga:  Pemkab Lamtim Lepas Angkutan Distribusi Logistik Pemilu 2019

Kendaraan dinas yang digelar oleh BP2KAD tersebut termasuk kendaraan importir dengan merk Toyota LC Prado; dan Toyota New Harrier.

Pemantauan reporter Suluh.co, proses sidang untuk 2 terdakwa atas nama Dadan Darmansyah selaku Ketua Pokja pada BP2KAD; dan Aditya Karjanto selaku Direktur PT Topcars Indonesia turut dipantau oleh KPK.

Pemantauan KPK ini dibuktikan dengan adanya proses perekaman atas kesaksian yang akan disampaikan oleh saksi di ruang sidang.

Sejumlah petugas perekaman yang diketahui dari Universitas Negeri Lampung terlihat berjaga di dalam ruang sidang.

Seorang yang bertugas merekam proses sidang ini menyebutkan, kehadiran mereka atas permintaan KPK. Menurutnya, KPK sudah jauh-jauh hari meminta untuk menyiapkan proses perekaman untuk perjalanan kasus ini.

Baca Juga:  Turunkan Jabatan Kadis, Bupati Nunik Digugat

“Minggu lalu sebelum sidang untuk pemeriksaan atau permintaan keterangan kepada saksi-saksi, teman-teman di KPK sudah kasih kabar,” jelas pria yang berbicara kepada reporter Suluh.co untuk menerangkan argumentasi dari kehadiran mereka di ruang sidang.

Pada sidang kali ini, ada 3 orang saksi yang dihadirkan untuk dimintai keterangannya di hadapan majelis hakim.

Sedianya KPK tercatat sudah melakukan supervisi sebanyak 8 kali untuk proses penanganan kasus korupsi ini di Kejaksaan Tinggi Lampung. Dalam perjalanannya, Kejaksaan Tinggi Lampung menetapkan 3 orang tersangka.

Proses persidangan yang berjalan pada 5 Desember 2020 ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Efiyanto. Seorang terdakwa lainnya atas nama Suherni selaku Kabid Aset pada BP2KAD ditetapkan untuk menjalani sidang dengan susunan hakim dan ruang yang berbeda.

Baca Juga:  Tim Gabungan Eksekusi 64 Titik Reklame Tak Berizin

Proses sidang untuk Suherni berlangsung pada Selasa, 29 Desember 2020 kemarin. Dalam proses sidang ini, 3 orang saksi yang sama pada sidang 5 Januari 2020 ini telah diundang dan memberikan kesaksian sebelumnya.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top