Daerah

Gempadewa Bantah Pernyataan Kades Soal Warga Wadas Pro Tambang

Warga Wadas kerja bakti dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19/MAS

Suluh.co – Anwar Fajar, perwakilan Gempadewa atau Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas, menyampaikan, bahwa pernyataan dari pihak kepala desa Wadas kepada beberapa media adalah pernyataan bohong, sangat berbeda dengan kenyataan.

“Kami tegaskan, warga Wadas memang secara tegas menolak penambangan batu andesit untuk pembangunan Bendungan Bener. Tetapi kami tidak pernah berbuat anarkis, bahkan kami tidak pernah mengancam dengan golok kepada siapapun termasuk ke kepala desa Wadas,” terangnya, Jumat (19/2).

Kata dia, warga yang menolak tambang kurang lebih 90 persen dari warga Wadas, sedangkan yang pro tambang kurang lebih 10 persen. Oleh karena itu, sekali lagi Gemadewa tegaskan informasi yang diungkapkan kepala desa Wadas ke media mengada-ada.

Baca Juga:  Gallery Hijab Deachy, jadi Pilihan Fashion Hijab Purworejo

Terkait portal yang dipasang warga beberapa hari lalu, Anwar Fajar mengatakan, portal tersebut dibuat sebagai bentuk ikhtiar warga untuk menjaga desa dan mencegah penyebaran Covid-19, yang semakin masif dan sebagai sarana untuk menjaga keamanan dan mencegah ancaman perusakan alam di Desa Wadas.

“Karena mayoritas warga Wadas itu bertani, untuk kesehariannya mereka membawa cangkul dan arit untuk mengelola lahan bukan pena dan form dokumen,” jelasnya.

Reporter : Mahestya Andi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top