Iklan
Modus

Gegara Minuman Keras, Dua Sahabat Ini Saling Hantam

Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Dua Warga Sumatera Utara, Edi Napitupulu dan Suprianto, saling baku hantam di Panjang,  Bandar Lampung, usai mengonsumsi minuman keras, Rabu (11/4) dini hari. Edi Napitupulu warga Laguboti, Toba Samosir, sementara Suprianto warga Medan Batangkis.

Kapolsek Panjang, Kompol Sofigi, mengatakan Edi Napitupulu diamankan saat dirinya menunggu bus ke Medan.

“Awalnya mereka menginap di sebuah losmen, pada malam harinya, keduanya pergi ke kafe untuk minum-minum, namun usai minum mereka cekcok masalah pembayaran,” kata Kapolsek, Kamis (12/4).

Keributan bermula ketika keduanya sedang meminum miras di sebuah kafe Jalan Soekarno-Hatta, Panjang.

Mereka singgah di Kota Bandar Lampung dalam perjalanan menuju ke kampung halaman.

Baca Juga:  Usai Geledah 11 Lokasi, KPK Periksa 7 Saksi Kasus Zainudin Hasan

Salah seorang mengaku hanya minum sedikit, namun harus mengeluarkan uang lebih dari Rp1 juta.

”Keduanya kemudian ribut mulut,” ujar Kapolsek.

Akibat pertengkaran tersebut Suprianto memukul kepala Edi Napitupulu dengan kayu balok beberapa kali.

“Tidak terima dipukul, Edi keluar dan membeli sebuah cutter di luar kafe, kemudian masuk kembali ke dalam kafe, namun Edi diserang lagi oleh Suprianto,” tutur Kapolsek.

Edi Napitupulu langsung memberikan perlawanan dengan mengarahkan cutter tersebut kepada Suprianto.

“Dari serangan itu,Suprianto jatuh lalu ditolong oleh warga sekitar, lalu Edi pergi,” kata Kapolsek.

Mengetahui peristiwa tersebut, Polsek Panjang segera melakukan pengejaran.

Edi Napitupulu diamankan di daerah Srengsem, Panjang saat sedang menunggu bus.

Baca Juga:  Daniel Marsudi Tepis Adanya Kecurangan PPDB SMP Jalur Zonasi

”Rencananya, ia akan naik bus untuk kabur,” pungkas Kapolsek Panjang ini.(RM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top