Iklan
Panggung

Gebu Minang Lampung Gelar Forum Diskusi Adat “Duduak Baropok”

Gebu Minang Lampung Gelar Forum Diskusi Adat “Duduak Baropok”/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Jaga Eksistensi dan merajut tali persaudaan, Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (DPW Gebu Minang) Lampung, menggelar forum diskusi adat istiadat Minangkabau dengan mendatangkan narasumber Jasrizal, Angku Datuak Perpatiah Nan Sabatang, Urek Tungga Alam Minangkabau, di Pindang Pegagan, Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (8/12) esok.

Gebu Minang Lampung, melalui bidang agama dan kebudayaan yang bekerjasama dengan mahkamah adat alam Minangkabau, sengaja merajut tali persaudaraan melalui kegiatan “Duduak Baropok”. Adapun tujuanya ialah, saling sharing ilmu dan wawasan dari niniak mamak kepada para perantau di Lampung agar lebih mengetahui filosofi kental terdahulu yakni ‘Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah’.

Baca Juga:  Penyanyi Solo Asal Lampung Gelar Tour 3 Kota di Sumatera

“Diskusi dengan tema “Duduak Baropok” dalam adalah duduk berkumpul bersama-sama yang dilakukan dua orang atau lebih dalam membicarakan, mendiskusikan atau memutuskan sesuatu. Hal ini sesuai dengan filososi adat di Minangkabau yaitu bermufakat dan duduak bersama dalam menghadapi sesuatu yang diterjemahkan dalam bahasa niniak mamak sebagai ‘Duduak surang basampik-sampik duduak basamo balapang -lapang’,” ujar Koordinator Acara, Rhino Adriano Rajo Nan Kayo, Jumat (7/12).

Menurutnya, begitu banyak hal yang dapat digali dan diinformasikan kepada orang Minangkabau di ranah dan dirantau, selain menjadi bekal bagi diri sendiri yang juga berguna untuk anak cucu dikemudian hari, untuk kebangkitan alam Minangkabau selanjutnya.

“Ini adalah suatu forum diskusi dan pembelajaran komunikasi dua arah yang khusus untuk mengangkat segala persoalan dan penjelasan tentang adat-istiadat Minangkabau, yang asli menurut niniak mamak pemangku adat alam Minangkabau, bentuk forumnya yaitu sesi pemberian materi adat dan sesi tanya jawab yang berlangsung sekitar kurang lebih 1 jam,” jelasnya.

Baca Juga:  Dedi Afrizal-Fuad Amrullah Paraf Petisi, Saply Dukung Lampung Ibu Kota Pemerintahan RI

Dalam kegiatan itu juga DPW Gebu Minang Lampung akan menghadirkan narasumber dari Pucuak Bulek alam Minangkabau yang tergabung dalam Mahkamah Adat Alam Minangkabau.Tak hanya itu nantinya akan ada narasumber pendamping yang berkompeten untuk memberikan materi adat istiadat Minangkabau.

“Adapun peserta diskusi adalah orang Minangkabau dan keturunannya dan tidak terbatas pada peserta dari luar Minangkabau yang ingin mengetahui dan berdiskusi tentang adat,” imbuhnya.

Rencananya, kegiatan ini akan dikemas dalam beberapa episode sesuai dengan tema-tema adat tertentu setiap bulan nya.Adapun lokasi tidak terbatas pada Provinsi Lampung, namun juga di tempat lain dengan memakai format kegiatan yang sama.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top