Daerah

Geblek Legendaris Desa Kemanukan Bagelen

Sumiyati, penjual Geblek/MAS

PURWOREJO – Sumiyati, salah satu penjual Geblek yang cukup dikenal oleh masyarakat Kabupaten Purworejo. Ia menjual dagangannya di perempatan Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen, Purworejo, tepatnya di barat Balai Desa Kemanukan.

Sejak awal tahun 2000-an dirinya berjualan beberapa gorengan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, yang paling terkenal dan laris manis ialah Geblek.

Geblek terbuat dari tepung tela, dengan harga Rp5 ribu, pembeli dapat menikmati kenikmatan geblek tersebut.

Selain dijual matang, Sumiyati juga menjual geblek basah dengan harga Rp4 ribu, selain rasanya yang enak, kenyal dan gurih, geblek memiliki bentuk yang unik seperti angka 8.

“Semenjak awal bulan puasa tahun ini saya berjualan dari siang hingga magrib,” ucapnya.

Baca Juga:  UM Purworejo Sabet Juara 1 Esai Nasional

Dirinya menjelaskan, bahwa bulan puasa tahun lalu bisa menggoreng 10 kg geblek, namun semenjak adanya pandemi corona dirinya hanya menjual kurang lebih 5 kg.

Pembeli biasanya dari berbagai wilayah, ada yang dari Desa Kemanukan dan luar desa. Bahkan banyak mobil-mobil dari luar kota juga banyak dulu, sebelum ada corona.

“Sangat terasa sekali dampak wabah ini, saya berharap semoga lekas membaik,” harapnya.(Mahestya Andi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top