Bandar Lampung

Gaji 35 Pegawai Honorer Belum Dibayar, DKP Lampung Angkat Tangan

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Makmur Hidayat/Net

BANDAR LAMPUNG – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Makmur Hidayat mengatakan, tidak ada anggaran di dinasnya untuk menggaji para honorer. Kendati honorer diberikan Surat Perintah Tugas (SPT) dan dipekerjakan di dinasnya sejak April 2019, namun menurutnya gaji honorer tidak menjadi tanggung jawabnya.

“Dinas kan hanya penerima (tenaga honorer). Kami dikasih orang, tapi anggarannya gak dikasih. Kami mau gimana, memang gak ada anggarannya untuk menggaji,” kata Makmur, Senin (21/10).

Makmur menjelaskan, para tenaga honorer tersebut masuk ke dinasnya berdasarkan SK Gubernur pada bulan April 2019. Sementara, di bulan april itu APBD sedang berjalan, dan belum ada penganggaran sebelumnya.

Baca Juga:  Warga Kampung Griya Gelar Aksi Tuntut Pemkot Bandar Lampung

“Awalnya kami biarkan mereka (honorer) tetap berada di DKP, karena berharap nanti bisa dianggarkan di APBD Perubahan. Namun, ternyata tak bisa dianggarkan juga di APBDP karena ada efisiensi anggaran. Malahan, anggaran kami juga banyak yang dipotong,” kata Makmur.

Dengan demikian, DKP angkat tangan mengenai gaji 35 honorer tersebut. Sebab, jika tidak ada pos anggaran khusus untuk menggaji honorer, maka pihaknya tidak bisa dan tidak memiliki kewenangan untuk mengambil dana dari pos anggaran lainnya.

“Kami ini kan ketimpahan 35 orang honorer itu. Berat lah kalau kami harus nanggung gaji mereka kalau gak jelas anggarannya dari mana, dan gak ada pos anggarannya,” kata dia.

Baca Juga:  Dipantau KPK, DKP Lampung Pastikan Pasir Laut Tak Dikeruk Lagi

Makmur sempat mencari solusi untuk persoalan itu, dengan berkoordinasi dengan pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD), supaya para honorer di dinasnya didistribusikan ke dinas lain. Akan tetapi, hingga kini belum ada jawaban dan solusi dari BKD.

“Saya berusaha supaya mereka didistribusikan ke dinas lain yang ada anggarannya. Selain itu, memang saya katakan juga ke para honorer itu, kalau mereka ada kerjaan lain yang lebih menjanjikan, ngapain nunggu-nunggu di sini yang gak pasti. Apalagi, sudah pasti juga ini tidak dianggarkan di tahun 2020 karena Pemprov masih defisit,” kata Makmur.(LS/DJR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top