Peristiwa

Frustasi Akibat Penyakit, Warga Tiyuh Indraloka Jaya Nekat Gantung Diri

Tempat Budiyono yang digunakan untuk mengakhiri hidupnya sendiri/Istimewa

TULANGBAWANG – Polsek Lambu Kibang, langsung melakukan indentifikasi dan olah TKP (tempat kejadian perkara) peristiwa penemuan mayat laki-laki, yang tergantung di batang pohon rambutan, sekira pukul 04.30 WIB, Rabu (1/5).

Kapolsek Lambu Kibang, Iptu Abdul Malik, mengatakan, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Evi (45), ibu rumah tangga, yang merupakan istri korban di belakang rumah mereka.

“Adapun identitas dari mayat tersebut yaitu Budiyono (47), berprofesi buruh, warga Tiyuh Indraloka Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujar Iptu Malik.

Awal mula ditemukannya mayat yaitu pada saat saksi Evi mencari korban di dalam kamarnya, tetapi korban tidak ditemukan.

Baca Juga:  Ditinggal ke Sawah, Dua Rumah di Tanggamus Terbakar

Lalu saksi mencari korban di belakang rumah, alangkah terkejutnya saksi ketika menemukan korban dalam keadaan tergantung di sebuah pohon rambutan dengan menggunakan kain selimut dan kain sarung yang sudah tersambung.

Melihat kejadian tersebut, secara spontan saksi pun langsung berteriak meminta tolong kepada warga, warga yang mendegar teriakan saksi langsung berdatangan dan membantu saksi untuk menurunkan korban.

“Petugas kami yang mendapatkan informasi tentang peristiwa tersebut, langsung berangkat menuju ke TKP untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di TKP,” ungkap Iptu Abdul Malik.

Menurut keterangan dari istri korban kepada petugas, korban nekat melakukan aksi bunuh diri karena frustasi akibat penyakit yang dideritanya selama satu bulan yang belum kunjung sembuh.

Baca Juga:  Korban Tenggelam di Danau Way Jepara Ditemukan Dalam Keadaan Tewas

Dari lokasi TKP, petugas menyita barang bukti berupa kain motif batik warna merah dan sarung yang digunakan oleh pelaku untuk mengakhiri hidupnya.

“Keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi terhadap mayat korban,” tandasnya.(LS/GS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top