Bandar Lampung

Flyover Jalan Pramuka Senilai 35 Miliar Gagal Struktural

Tim Forum Lalu Lintas yang terdiri dari Satlantas Polresta Bandarlampung, Dinas Perhubungan, Dinas pemukiman dan Perumahan, melakukan peninjauan ke lokasi flyover Pramuka/Ist

BANDARLAMPUNG – Pengamat Teknik Sipil Universitas Bandarlampung Dr. Ir. Hery Riyanto, M.T., menilai, pembangunan flyover jalan Pramuka-Indra Bangsawaan gagal struktural.

Hery menyayangkan, pembangunan flyover tersebut patah di bagian penahan beban kendaraan, sehingga dia menilai gagal secara stuktural.

“Itu kan patah, sudah gagal dan tidak bisa digunakan lagi, jadi sangat disayangkan kok bisa pekerjaannya seperti itu,” kata dia, Rabu (14/3).

Menurutnya, pembangunan flyover yang menggunakan anggaran APBD Kota Bandarlampung sebesar Rp35 miliar tersebut tidak dilakukan pengecekan.

“Kenapa bisa terjadi kayak gitu, seharusnya ada pengecekan pekerjaan kalau sudah seperti ini membahayakan masyarakat yang melintasi jalan tersebut,” tegas Hery.

Baca Juga:  Es Mencair, Wahana Salju di Pekan Raya Lampung Batal

Selain itu, Hery meminta kepada Pemerintah Kota Bandarlampung, agar melakukan pengecekan kembali di bagian lainnya.

“Ini harus segera di cek lagi yang lain, saya takutkan di bagian lain juga akan terjadi seperti itu,” terangnya.

Lebih lanjut Hery mengatakan, dari pemberitaan di media ada pembatasan truk yang melintas di flyover pramuka.

“Saya liat di media ada pembatasan kendaraan yang melintas, kasian amat, buat apa di bangun flyover kalau dibatasi, harusnya flyovett bisa mengatasi kendaraan yang ada,” jelasnya.

Hery berharap, harus ada tindakan dan gerak cepat untuk melakukan pengecekan serta audit.

“Itu harus di cek ulang semua flyover dan dilakukan audit dari independent,” harap Hery.

Baca Juga:  Antisipasi Banjir, Pemkot Bandar Lampung Bertahap Bangun Talud dan Normalisasi Sungai

Seperti diketahui, proyek flyover Jalan Pramuka-Indra Bangsawan, yang menelan dana hingga Rp35 milyar dan belum lama diresmikan itu mengalami keretakan dibeberapa bagian.

Setidaknya ada dua titik kerusakan plat beton penyangga lantai flyover berukuran 1×1 meter berbentuk segi empat.(RM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top