Daerah

FGP Purworejo Peluang Usaha Budidaya Ikan Guppy

Fancy Guppy Purworejo ke -7 (FGP-7) di Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan/Istimewa

Suluh.co – Pandemi Covid-19 membuat banyak usaha gulung tikar, namun tidak untuk peternak ikan Guppy.

Peternak Ikan Guppy Kabupaten Purworejo yang tergabung dalam Fancy Guppy Purworejo (FGP) pun tidak mau tanggung-tanggung, mereka menggabungkandiri ke dalam Fancy Guppy Indonesia (FGI) yang sudah berbadan hukum dan dinilai paling legal di Indonesia.

Semangat para pecinta dan peternak Ikan Guppy itu tersimak dalam silaturhami bertajuk Fancy Guppy Purworejo ke -7 (FGP-7) di Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan, kemarin Minggu (23/5). T

idak hanya menyambung silaturahmi, informasi penting terkait per-Guppy-an dibahas serius untuk mendongkrak kapasitas dan kompetensi peternak Guppy Purworejo hingga mampu bersaing di kancah nasional atau internasional. Ketua FGI Pusat, Rularto Alkhalifi bahkan hadir dalam kegiatan tersebut.

“Hari ini saya mewakili FGI diundang silaturahmi oleh FGP dan Fancy Guppy Kebumen,. Kebetulan acaranya digelar Purworejo. Tentu saja tidak hanya silaturahmi, kami juga membahas tentang visi missi FGI kedepan,” ucap Rularto Alkhalifi yang juga Juri Kontes Guppy Nasional dan Internasional itu.

Dijelaskan, FGI lahir sebagai komunitas para peternak Guppy yang mencoba konsisten menjaga kualitas Guppy Indonesia. Dengan menjunjung tinggi kesetaraan dan kebebasan menyuarakan aspirasi semua diimplementasikan dalam ajang kontes.

Baca Juga:  Polres Lamsel Hijaukan Pantai Pulau Mengkudu

Acuan-acuannya dirumuskan sedemikian rupa baik ekor, body, corak dan warna dengan tujuan kahir menjaga kualitas Guppy Indonesia mampu berbicara di tingkat Internasional.

“Kami juga sharing bagaimana cara budidaya Guppy yang baik, mempertahankan atau meningkatkan kualitas Guppy di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Diterangkan, FGI sebagai wadah para pecinta Guppy berdiri dipenghujung September 2020, tepatnya di Bantul Jogjakarta. FGI juga sudah berbadan hukum secara nasional. Meskipun masih tergolong organiasai baru, FGI cukup intens melakukan konsolidasi dan merangkul para komunitas termasuk merumusan item penilaian.

“Dengan berbadan hukum, kami tentu akan lebih kuat dan percaya diri dalam melangkah baik di depan pemerintah dan masyarakat luas. Semua dilakukan dengan tujuan menjaga kualitas ikan Guppy Indonesia agar mampu bicara di tingkat internasional,” ucapnya.

Disinggung soal prospek Guppy, Rularto mengungkapkan, Guppy sangat prospektif dan memiliki pangsa pasar yang bagus kedepan. Selain jenis dan varian jenis ikan yang selalu muncul baru, Guppy jenis lama juga tidak kehilangan performa, kendati hanya berubah anatomi tubuhnya. Pasar ekspor menjadi target utama FGI, kendati pasar lokal dewasa ini terus bergeliat.

Menurutnya, ketika pasar ekspor terjaga maka bisa dipastikan fluktuasi harga lebih setabil. Untuk pasar lokal, tren peningkatan meningkat di masa Pandemi Covid-19. Guppy termasuk jenis ikan yang unik, bahkan satu jenis ikan yang sama, bisa berbeda harga tergantung skil breedernya.

Baca Juga:  Parosil Pimpin Renja 2020 Bersama 10 OPD

“Bicara Guppy jelas tidak bisa melupakan genetik dan skil breeder, itu yang bisa mempengaruhi harga,” ujarnya.

Terkait kontes, kontes lokal biasa digelar dua kali sebulan, sementara tingkat nasional rutin setahun sekali. Kontes nasional FGI regional Jawa akan segera digelar di Surabaya, menyusul Bogor bekerjasama dengan IPB, dan Jogja dengan Piala Raja, adapun luar Jawa biasanya dihelat di bulan Juli.

“Melihat semangat para breeder Guppy Purworejo dan Kebumen potensinya sangat bagus, hanya butuh sentuhan untuk meingkatkan kualitas. Diharapkan FGP  mampu membawa Purworejo naik tingkat nasional bahkan internasional. Jika Purworejo membuat even skala Naisonal, kami (FGI) siap dukung sepenuhnya,” tegasnya.

Salah satu anggota FGP, Anggun Mahirezqi Hidayat, 22, warga Ngentak Tambakrejo RT 01 RW 12 , Kecamatan/Kabupaten Purworejo mengungkapkan, perkembangan para breeder Guppy di Kabupaten Purworejo terpatau cukup pesat dan diprediksi akan semakin banyak dalam kurun waktu kurang satu tahun. Mereka banyak belajar dari jenis, regulasi hingga pencetakan ikan berkualitas siap kontes.

Peluang usaha budidaya ikan Guppy juga dipengaruhi oleh mudahnya memelihara ikan Guppy, banyak teknik digunakan. bisa di dalam ruangan dengan aquarium (tank,red) dan di out dor dengan media kolam terpal, baskom, ember atau tempat penampungan air lainnya. “Jika mau belajar cukup mudah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Polres Lampung Barat Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu

Dari sisi bisnis usaha, Purworejo banyak peternak Guppy yang sudah merasakan uang jajan berlanjut semangat berinvestasi sebagai breeder Guppy. Banyak yang mau belajar mengembakan ikan, paham tentang jenis dan kelas dan mulai lihai dalam menjaga harga. Kondisi itu memudahkan breeder Guppy menjaga kualitas ikan hingga tidak kalah dengan ikan hias lainnya seperti Arawana.

“Breeder Guppy yang masuk ke FGP jumlahnya sudah mencapai kurang lebih 30 orang, mereka tersebar di hampir setiap kecamatan, jumlahnya terus bertambah seiring dengan potensi usaha Guppy. Momen Kopdar seperti ini penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Guppy bagi warga Purworejo khususnya ketika menjajal lahan bisnis Guppy yang sudah terbukti mampu meningaktkan taraf hidup,” ujar Dayat sapaan akrab Anggun Mahirezqi Hidayat.

 

Reporter : SUL/RLS

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top