Iklan
Wisata

Festival Teluk Stabas di Tutup Dengan Lomba Kuliner

Lomba kuliner, di ajang Festival Teluk Stabas Ke-V/AG

KRUI – Lomba Kuliner yang merupakan bagian dari agenda sekaligus Penutupan Festival Teluk Stabas Ke-V tahun ini. acara tersebut diadakan di GSG Selalaw, LabuhanJukung, Pesisir Tengah, Senin (23/4).

Lomba kuliner kali ini diikuti lebih kurang 27 peserta yang  merupakan perwakilan dari SKPD di Pemkab Pesisir Barat (Pesibar), TP-PKK, Kecamatan atau desa, dan masyarakat umum.

Kepala Dinas Pariwisata Pesibar Audi Marpi, mengatakan jika rangkaian kegiatan Lomba kuliner kali ini, merupakan kegiatan terakhir dari Festival Teluk Stabas Ke-V, yang sebelumnya Dinas pariwisata menggelar Parade Budaya, Bebai Ngantak Uyan Sesuduk, Bebai Nyelimpok Gelamai, yang di ikuti oleh lebih dari 1200 peserta dan berhasil memecahkan Rekor Dunia dari Museum Rekor Indonesia (MURI) 2018.

Baca Juga:  Jambore Kupu Kupu 2019 Kuatkan Fungsi Tahura Wan Abdul Rachman

“Sebelumnya, kita sudah lebih dulu menggelar aneka perlombaan di antaranya, Lomba Nyulam Tapis, Tari Adat Lampung, Tari Kreasi Lampung, Lomba Ngukokh Kelapa, Ngunduh Damar, Lomba Lagu Lampung, Burung Berkicau, Video Wisata, Lomba Mawalan, dan yang terakhir sore ini kita menggelar Lomba Kuliner Pesibar (Lomba memasak khas lokal),” ujarnya.

Lomba kuliner kali ini, Dinas Pariwisata memprioritaskan pengolahan Iwa Tuhuk (Ikan Blue Marlin) yang merupakan salah satu makanan khas (Lauk) di Pesibar, dengan berbagai macam pengolahan di antaranya, Gulai Tuhuk, Sate Tuhuk, Sop Tuhuk, Sambol Tuhuk, dan berbagai olahan lain yang berbahan utama Iwa Tuhuk.

Adapaun tujuan dari lomba kuliner yaitu guna mempromosikan aneka ragam masakan atau kuliner pesisir barat, guna mendongkarak kunjungan dari para wisatawan yang berkunjung.

Baca Juga:  Erma Avionita dan Ikhwani Arifin Sabet Juara Pertama Muli Mekhanai Lampung Barat

Jadi, para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang datang, tidak hanya menikmati wisata pantainya dan ombaknya saja, akan tetapi juga bisa mencicipi aneka ragan kuliner.

“Salah satunya yaitu iwa tuhuk,  yang nantinya akan menjadi daya tambah bagi para pengunjung yang datang Negeri para sai bhatin dan ulama yang tercinta ini,” pungkas Audi.(AG)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top