Politik

Fasni Bima Cap Yuhadi Sebagai Perusak Partai Golkar

Fasni Bima/Ist

BANDARLAMPUNG – Kader Partai Golkar, Fasni Bima, angkat bicara terkait pemecatannya sebagai Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung, dalam rapat pleno diperluas yang digelar DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung, baru-baru ini, atas dugaan telah merusak citra partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Kata Yuhadi, bahwa saya tidak bisa lagi mengatasnamakan sebagai pengurus DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung. Tetapi sampai saat ini, saya masih bisa kok berbicara sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung, karena belum ada surat pemberhentian selaku pengurus dari DPD I maupun DPD II,” kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung, Fasni Bima, Minggu (4/2).

Pihaknya mempertanyakan sikap Yuhadi selaku Ketua DPD II Partai Golkar Bandar Lampung yang menuding dirinya telah merusak partai berlambang pohon beringin tersebut.

Baca Juga:  Gindha : Kecil Kemungkinan Alzier Dilantik Sebagai Gubernur Lampung

Fasni Bima menilai, justru Yuhadi Cs yang telah merusak citra Partai Golkar dengan mendorong sosok Arinal yang dianggap menjabat sebagai Ketua DPD I Partai Golkar maupun cagub.

“Ini memaksakan kehendak namanya, sudah jelas mereka yang merusak citra Partai Golkar Lampung. Saya bertahan, karena merasa sayang dengan Partai Golkar. Bukan seperti mereka yang seorang penjilat karena takut kehilangan jabatan dicopot sebagai pengurus. Akhirnya hal salah didorong untuk mempertahankan jabatan,” jelasnya.

“Kalau saya tidak masalah, mau dipecat sampe 1000 kali juga silahkan. Karena sifat saya bukan seorang penjilat dan tidak gila jabatan, tetapi demi Partai Golkar yang saya cintai dengan 25 tahun waktu pengabdian,” ucapnya.

Selain itu, Yuhadi dinilai telah berkhianat dan tidak tahu berterima kasih atas jabatan sebagai anggota DPRD Kota Bandar Lampung dan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung.

Baca Juga:  Benny Uzer Laporkan Balik Nazaruddin ke Polda Lampung 

“Perlu diingat, Yuhadi menjadi anggota DPRD bukan karena siapa-siapa, tetapi karena saya. Mulut dan tangan saya ini yang merekomendasikan Yuhadi untuk dicalonkan setelah sebelumnya tidak diperbolehkan oleh Heru Sambodo. Kemudian, saya coba meyakinkan sehingga Yuhadi bisa dicalonkan dan menjadi anggota DPRD,” ujarnya.

Terpilihnya Yuhadi menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung, lanjut Fasni, tidak terlepas dari usaha dirinya usai meyakinkan M Alzier Dianis Thabrani selaku Ketua DPD I Partai Golkar Lampung.

“Karena ada kedekatan, saya yang memohon-mohon ke pak Alzier. Sampai saya menjamin, kalau Yuhadi ini akan baik dan tidak akan berkhianat, tetapi nyatanya pengkhianat. Saya merasa bersalah dan bang Alzier setiap ketemu selalu ngomong, ini gara-gara kamu,” ucapnya.

Baca Juga:  Gunakan Fasilitas Negara Untuk Mengantar APK, Kabag Pesawaran ini Mengaku Lalai

Di lain sisi, ia merasa sedih dan kecewa melihat keadaan Golkar saat ini, usai ditinggal 37 kader senior dari kepengurusan. Karena dianggap tidak sejalan dengan Arinal Djunaidi dalam meraih kursi jabatan Ketua DPD I Partai Golkar Lampung.

“Arinal tidak mungkin bisa menang. Karena mesin politik tidak berjalan,” pungkasnya.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top