Politik

Empat Lo Paslon Minta KPU Gelar Debat Kandidat Di Lampung

Ist

BANDARLAMPUNG – Liasion officer (Lo) empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur berharap agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat kandidat di Provinsi Lampung. Alasannya, mengingat keterbatasan anggaran jika tetap dihelat di Jakarta.

Levi Tuzaidi, LO paslon nomor urut 1, meminta debat kandidat digelar di Lampung agar bisa disaksikan langsung oleh masyarakat Bumi Ruwa Jurai. meminta KPU provinsi Lampung memberikan akses seluas-luasnya ke masyarakat umum untuk menyaksikan acara debat kandidat itu.

“jika memang akses itu hanya bisa diproleh masyarakat di Jakarta, ya tidak masalah kita ikut, kata Levi, Rabu (14/3).

Terkait massa yang akan ikut dalam acara debat kandidat itu, ia memprediksi akan menjadi lebih terbatas. Ia mencontohkan, ketika KPU menggelar acara pengundian nomor urut untuk ke empat paslon gubernur – wakil gubernur di Ballroom Novotel beberapa waktu lalu, satu kandidat hanya mendapat jatah boleh membawa maksimal 40 massa.

Baca Juga:  Gubernur Andi Rachman Hadiri Pelantikan Ketua Bravo-5 Riau Anto Rachman

“Apalagi di studio di Jakarta, saya pikir jumlah massa yang bisa kita bawa akan jauh lebih terbatas,” ungkapnya.

LO paslon Herman-Sutono, Dedi Amrullah menyampaikan bahwa adanya ketidaksesuaian antara keinginannya dengan KPU yang berencana menggelar debat kandidat di Jakarta pada 24 Maret mendatang.

“Tidak harus di Jakarta, seluruh Lampung juga bisa dan tidak wajib disiarkan melalui televisi.  Yang penting dalam acara itu debat kandidat,” ungkapnya.

Ia berharap, KPU Provinsi Lampung dapat secara Arif dan bijaksana  dalam mengambil keputusan pelaksanaan debat kandidat di Jakarta dengan mempertimbangkan beberapa aspek.

“Kami mohon agar debat kandidat dilaksanakan di Lampung, itu harapan kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Yuhadi Lo Paslon Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim juga bersepakat agar debat kandidat digelar di Lampung. Alasannya demi menjunjung tinggi kearifan local masyarakat Bumi Ruwa Jurai.

Baca Juga:  KPU Lampung Segera Distribusikan APK

“Alangkah eloknya jika  acara ini digelar di provinsi Lampung dengan segala keterbatasan. Empat paslon juga setuju acaranya digelar di provinsi Lampung,” ungkapnya.

Pelaksanaan kegiatan debat kandidat ini diharapkan jangan hanya sebagai ajang seremonial saja dan menghabiskan anggaran saja. Tetapi kegiatan ini juga harus bisa menyerap aspirasi masyarakat Lampung yang ingin menyaksikan secara langsung.

“Kalau di Jakarta, kita harus memobilisasi massa dan merepotkan paslon. Kita juga tidak bisa mengontrol massa yang ada,” ujarnya.

“ Kalau kami dikalangan elite ya enjoy aja. Seperti tadi perdebatan sekeras apapun pada akhirnya kita tetap tersenyum dan tertawa. Tetapi jika sudah di Jakarta siapa yang mau bertanggung jawab terhadap azas kepatutan, kelayakan dan keamanannya,”tegasnya.

Hal senadapun disampaikan oleh LO paslon Mustafa-Jajuli, Sidiq Efendi menyampaikan bahwa semestinya KPU menggelar acara debat kandidat diprovinsi Lampung saja. Alasannya, karena keterbatasan dana dalam memobilisasi pendukung agar bisa menyaksikan acara tersebut.

Baca Juga:  Nyimas Putri Bantah Permalukan Zulkifli Hasan

“Faktor-faktor itu yang kita fikirkan. Makanya dari kami lebih memilih debat diadakan di Lampung saja, toh pemilihnya adalah warga Bumi Ruwa Jurai,” ungkapnya.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top