Politik

Elektabilitas Ridho-Bachtiar Mana Bisa Terkejar

BANDAR LAMPUNG — Dua lembaga survei nasional menempatkan Ridho-Bachtiar di posisi teratas. Lembaga Survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) mengumumkan Ridho-Bachtiar mendapat dukungan 35,6% mengungguli tiga pasangan calon lainnya. Posisi ini disusul Herman HN-Sutono 23,6%, Arinal Djunaidi-Chusnunia 14,6% dan Mustafa-Ahmad Jajuli 13,8%. Sedangkan 12,4% masih mengambang.
Hasil survei ini dirilis SMRC di Hotel Emersia, Minggu malam (25/3/2018).
Sebelumnya Charta Politika Indonesia, Selasa (25/3/2018) lalu mengumumkan Ridho-Bachtiar unggul dibanding calon lain dengan tingkat elektabilitas 35.1% berada di atas Herman HN-Sutono (26.3%), Arinal Djunaidi-Chusnunia Halim (13.1%) dan Mustafa-Ahmad Jajuli (11.3%) sebagai pasangan yang bakal dipilih oleh masyarakat Lampung. Sebanyak 14.2% menyatakan tidak tahu/tidak jawab.
Dengan hasil survei ini, posisi Ridho Bachtiar akan sulit dikejar calon lain. Sejumlah variable turut mengkondisikan posisi Ridho-Bachtiar yang sulit dikejar paslon lain. Jika mengacu hasil Charta Politika Indonesia diperoleh 47,6% pemilih Ridho-Bachtiar sudah mantap. Sedangkan yang masih mungkin berubah 40,4%, dan 12 persen menyatakan tidak tahu atau tidak manjawab.
Namun, dari hasil Charta juga diperoleh bahwa pemilih akan berubah sikap dengan melihat visi, misi dan program kerja yang ditawarkan paslon yang lebih menarik. Alasan ini mencapai 64,9%. Mereka akan mengubah sikapnya jika melihat program kerja yang paslon.
Pakar politik Unila Budi Harjo mengatakan program kerja yang ditawarkan Ridho-Bachtiar justeru terbaik dibanding paslon lain. Ini dibuktikan dari sejumlah program kerja Ridho yang berhasil mendapatkan perhatian masyarakat. “Memang hasil pengamatan saya bahwa masyarakat di pinggiran/pedesaan merasakan berbagai program yang diakukan Ridho-Bachtiar,” ujarnya.
Budi menjelaskan, tingginya perhatian Ridho terhadap pendidikan telah membuat hasil survey kinerja Ridho-Bachtiar di atas 70% dan sulit dikejar.
Sementara itu, hasil survei SRMC lainnya, Ridho menjadi top of mind dengan persentase 21,4%, disusul Herman HN 17%, Mustafa 9.7% dan Arinal 7,8%.
Meski secara spontan, masih ada 42,5% pemilih belum menyebutkan calon yang mau dipilih, Muhammad Ridho Ficardo mendapat dukungan terbanyak. Top of mind merupakan dukungan spontan dari responden tanpa disodorkan nama-nama yang akan bertarung di Pilkada. Responden menjawab spontan nama Muhammad Ridho Ficardo.

Baca Juga:  Partai Gerindra Lampung Yakini Suara Poros Tengah Untuk Calon Petahana

Dalam 5 bulan, dukungan spontan kepada Muhammad Ridho Ficardo naik 4,1%, sedangkan Herman HN naik 2,4%, Arinal Djunaidi naik paling tinggi 6,5%, sementara Mustafa turun 2,7%.SMRC juga merilis dalam lima bulan, yakni Oktober 2017–Maret 2018 dukungan kepada Muhammad Ridho Ficardo (yang posisinya tertinggi) tak begitu banyak berubah. Ini diikuti Herman HN. Sementara Mustafa turun cukup besar, yakni 9,79% dan Arinal naik paling tinggi 9,2%. Posisi ini, dipandang pengamat membuat pasangan Ridho-Bachtiar makin sulit dikejar terutama karena persentase hasil survei yang cukup jauh. (TIM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top