Iklan
Modus

Eko Irianto Divonis 14 Bulan Penjara

Ilustrasi Sidang. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Perkara terkait pungutan liar yang dilakukan oleh Eko Irianto, pegawai BPN Lampung, terhadap seorang nenek, kembali digelar sidangnya kemarin, yang beragendakan pembacaan putusan majelis hakim, dengan vonis yang dijatuhkan kepada Eko Irianto, adalah hukuman penjara 1 tahun 2 bulan.

Pada sidang sebelumnya, juru  ukur tanah ini, didakwa jaksa, melakukan pungutan liar kepada wanita paruh baya, yang ingin mengurus surat kepemilikan sebidang tanahnya  berstatus girik, menjadi sertifikat hak milik.

Namun setelah berkali kali meminta uang pelicin dari Arbaya, yang dilakukan eko dalam rentan waktu 1 tahun dengan janji – janjinya. Tetapi ternyata hingga saat ini hasil yang didapat oleh korban ialah hanya omong kosong belaka.

Baca Juga:  LBH Deteksi ada Sangkaan Pungli di Pahoman

Terdakwa Eko Irianto sendiri tertangkap tangan oleh Tim Saber Pungli Polda Lampung, saat menerima uang dari korban sebesar 50 juta rupiah, yang diminta olehnya, di sebuah rumah makan di kawasan Way Halim Bandar Lampung.

Lantaran ulahnya tersebut, akhirnya ia pun mendapatkan vonis dari majelis hakim yang dipimpin oleh Hakim Ketua Mansur, dengan putusan pidana penjara selama 1 tahun 2 bulan, dan denda sebesar 50 juta rupiah, dengan subsidair 2 bulan kurungan penjara.

Putusan hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang dibacakan pada sidang sebelumnya, dengan tuntutan kepada Eko Irianto yang dengan hukuman selama 1 tahun 8 bulan kurungan penjara. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top