Iklan
Ekonomi

dusdusan.com Ajak Warga Lampung Jadi Reseller

General Manager Marketing Communication Dusdusan.com, Dewi Hendrati/HI

BANDAR LAMPUNG –  Perusahaan jual beli sistem e-commerce atau online, PT Dusdusan Dotcom Indonesia (Dusdusan.com) bakal memperkenalkan usahanya tersebut kepada masyarakat Lampung. Acara akan berlangsung di Mal Boemi Kedaton (MBK), mulai pukul 14.30 WIB, Selasa (24/4).

Bertajuk “Berbagi Inspirasi dan Buka Peluang Usaha”, di acara tersebut masyarakat atau pengunjung MBK akan diperkenalkan segala sesuatu tentang  dusdusan.com, dan keuntungannya jika bergabung didalamnya.

“Di Dusdusan.com bukan seperti toko jual beli online yang sudah banyak ditawarkan untuk digunakan diri sendiri, tetapi disini kami menawarkan peluang usaha, mengajak warga Lampung untuk bermitra dengan cara menjadi reseller, artinya bisa menjadi penjual, sehingga bisa meraih keuntungan” ujar General Manager Marketing Communication Dusdusan.com, Dewi Hendrati, saat jumpa pers di Pempek 123, jalan Jenderal Sudirman, Rawa Laut, Bandar Lampung, Senin, (23/4).

Didampingi Publicly Relationship Oficcer dusdusan.com, Risca Ristiantia Ambari, dia menambahkan, dalam acara perkenalan nanti, akan diadakan talk show atau tanya jawab, dengan menghadirkan salah satu warga Bandarlampung, yang sudah merasakan menjadi reseller.

Baca Juga:  Hanya 6 SPBU di Bandar Lampung yang Menyediakan BBM Jenis Premium

Oleh sebab itu untuk masyarakat yang ingin mempunyai usaha, namun modal terbatas, dusdusan.com bisa menjadi alternatif. Oleh karena itu, agar lebih memahami seluk beluk berbisnis ini, diharapkan dapat hadir, agar benar-benar memahami caranya.

dusdusan.com merupakan supplier online produk rumah tangga dengan komunitas reseller terbesar di Indonesia. Dengan model usaha yang sangat mudah, praktis, serta memiliki visi-misi meningkatkan perekonomian mandiri dengan memberdayakan perempuan Indonesia, khususnya para ibu rumah tangga.

Namun meskipun begitu, dusdusan.com bukan hanya diperuntukkan bagi kaum hawa saja, melainkan pria juga bisa bergabung untuk menjadi reseller, dan menggeluti usaha ini.

Bisnis ini bukan multi-level marketing (MLM), tak ada rekrutmen, tak ada tutup poin atau target. Kesuksesan di bisnis ini semua tergantung dari kerja keras reseller untuk menjual produk sebanyak-banyaknya.

Bagi setiap resseler yang melakukan penjualan, dusdusan.com memberikan reward berupa point, yang semakin banyak maka hadiahnya juga akan makin besar, seperti mobil, motor, atau voucher wisata.

Baca Juga:  Asyik, Bagasi Citilink Gratis

Point yang dikumpulkan tersebut, jika tidak ingin ditukarkan dengan hadiah, maka bisa diuangkan untuk menambah modal usaha resellernya.

Untuk bisa bergabung menjadi mitra dusdusan.comcaranya sangat mudah, yaitu kunjungi website dusdusan.com, ikuti petunjuk pendaftaran, dan para calon reseller hanya dibebankan biaya pendaftaran sebesar Rp299 ribu.

Harga pendaftaran tersebut adalah harga normal, namun untuk mendapatkan biaya yang lebih murah, masyarakat yang tertarik di bisnis ini, bisa datang saat dusdusan.com mengadakan event seperti yang akan digelar di MBK nanti.

Saat ini jumlah reseller dusdusan.com di seluruh Indonesia, termasuk Lampung, yang aktif sekitar 40 ribu. Secara keseluruhan (dengan yang tidak aktif) sebanyak 50 ribu sejak 2016. Setiap tahun pertumbuhanya sekitar 35%.

Dusdusan.com selalu mendukung reselller-nya yang ingin memperluas jangkauan penjualan.Ketika reseller ingin membuat acara, mereka membuat proposal dan pihak Dusdusan akan mendukung penuh. Contoh, kegiatan yang akan dihelat besok merupakan program dari reseller.

Baca Juga:  Big Bike Petualang Honda X-ADV Mulai Dipasarkan di Indonesia

“Kami selalu mendukung reseller yang ingin mengadakan kegiatan untuk mengenalkan bisnisnya, karena kami menyadari betul bahwa, kami besar karena mereka. Semakin banyak reseller menjual, maka perusahaan juga semakin untung” tambahnya.

Selain acara tanya jawab, di perkenalan nanti akan diadakan juga launching produk baru dari Medina, yang merupakan barang jualan ekslusif di dusdusan.com. Kemudian ada juga lomba mewarnai yang diikuti oleh sekitar 500 anak usia 6-7 tahun.(HI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top