Iklan
Modus

Dugaan Perampasan Lahan, Pembangunan Jembatan Way Tebu II Tanggamus Dihentikan

Keluarga H. Syahrani, Iis Devi Sinta, di Mapolda Lampung, untuk melaporkan dugaan penyerobotan lahan/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Kepala Divisi Advokasi LBH Bandar Lampung, Kodri Ubaidillah, mendukung penghentian sementara proyek Jembatan Way Tebu II, yang kini kasusnya telah masuk ke Polda Lampung.

Menurutnya, ada empat langkah tahapan yang mestinya diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Pertama dalam hal perencanaan, kedua yakni persiapan, ketiga pelaksanaan dan yang terakhir  pelepasan.

“Jika empat tahapan tersebut tidak dijalankan dengan semestinya sesuai dengan aturan yang ada. Maka dugaan penyerobotan lahan seperti yang dilaporkan oleh pihak pelapor ke Polda Lampung benar adanya,” jelas Kodri, Sabtu (27/7).

Meski dalam prosesnya pemerintah diberikan kewenangan sesuai dengan Undang Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang pengadaan lahan atau tanah yang di peruntukan untuk pembangunan bagi kepentingan umum. Namun, pemerintah tidak boleh sewenang-wenang.

Baca Juga:  Korem 043/Gatam Raih Juara Umum Piala Danrem 031/Wirabima

Polda Lampung melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum akan melakukan penyelidikan terkait laporan yang dilayangkan oleh keluarga H Syahrani, selaku warga atas sangkaan perebutan lahannya untuk pembangunan Jembatan Way Tebu II oleh Pemkab Tanggamus.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top