Modus

Dugaan Kekerasan Oleh Oknum Pol-PP Lamsel, FRM Lapor Polisi

Front Reformasi Mahasiswa (FRM), melaporkan tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP Lampung Selatan/WA

LAMPUNGSELATAN – Pasca terjadi kericuhan saat aksi masa yang digelar didepan Kantor DPRD Lampung Selatan (Lamsel), Front Revolusi Mahasiswa (FRM) lapor polisi.

Petang tadi, Kamis (1/3) sekitar pukul 16.00 WIB, sejumlah mahasiswa mendatangi Kepolisian Resor (Polres) setempat untuk melaporkan insiden tindak kekerasan oleh oknum Pol-PP Lamsel.

Mereka mulai diperiksa sekitar pukul 16.30 WIB, di ruang SPKT, Polres Lamsel.

Sebagai korban yakni Arif Setiawan (20), kemudian sebagai saksi-saksi yakni Sekretaris LMND Lamsel, Dedi Manda Putera dan Ketua PMII Lamsel Muhitul Ulum.

Dalam laporannya, sejumlah mahasiswa melaporkan terkait tindak pemukulan yang dilakukan oleh oknum Pol-PP yang berjaga saat aksi masa berlangsung.

Baca Juga:  Oknum Dosen Cabul Unila Divonis 1 Tahun 4 Bulan

Sebagai buktinya, mereka menyerahkan video saat kericuhan tersebut berlangsung. Dalam video itu, nampak oknum anggota Pol-PP diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap massa aksi.

Korlap FRM, Muhitul Ulum, mengungkapkan, setelah melaporkan insiden kekerasan ini ke Polres Lamsel, pihaknya bakal menunggu tindak lanjutnya sesuai dengan proses hukum.

“Apabila ditemukan langkah atau alternatif lain sebagai jalan keluar dari permasalahan ini, contohnya mediasi, catatannya yakni pihak Pol-PP meminta maaf secara terbuka dan menyatakan tidak akan mengulanginya lagi,” katanya usai melapor di depan ruang SPKT Polres Lamsel.

Sementara, Ketua KP EK-LMND STAI YASBA Kalianda, Arif Muazam, menegaskan, pihaknya bakal terus melakukan dorongan agar supaya laporan tersebut ditindaklanjuti.

Baca Juga:  Agus BN Urus Setoran Proyek Zainudin Hasan Senilai 72 Miliar

“Salah satu langkahnya, kami bakal gelar aksi massa kembali minggu depan. Selain sebagai penolakkan terhadap UU MD3, juga sebagai dorongan agar kasus kekerasan terhadap massa aksi ini ditindaklanjuti,” tegas Azam, sapaan akrabnya.(LI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top