Iklan
Modus

Dugaan Ijazah Palsu, Caleg PAN Dapil III Lampura Dilaporkan ke Polda Lampung  

Ruli Antoni, dari LBH Suara Keadilan sebagai kuasa hukum perwakilan masyarakat dan pemuda Dapil III Kabupaten Lampung Utara, menunjukan laporan bukti dugaan ijazah palsu oleh caleg PAN/SMS

BANDAR LAMPUNG – Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Lampung, menerima pengaduan dari perwakilan masyarakat dan pemuda Dapil III Kabupaten Lampung Utara (Lampura), atas dugaan penggunaan ijazah Sarjana Strata 1 (S1) palsu oleh caleg terpilih AS dari parpol PAN, Selasa (25/6).

“Kami melaporkan dugaan penggunaan ijazah S1 Sarjana Ekonomi palsu dari Universitas Darul Ulum Jombang Provinsi Jawa Timur. Kami sudah kroscek dan sudah dapat surat balasan dari Wilayah VII Kemendikti pada Mei 2019 lalu yang menyatakan bahwa ijazah tersebut tidak terdata sehingga tidak boleh dipakai melamar kerja, kenaikan pangkat atau pembinaan karier,”

Baca Juga:  Pembunuhan Caleg Reki Nelson Direka Ulang

“Kemudian kami juga sudah menyurati Universitas Darul Ulum Jombang dan dalam surat balasan yang ditandatangani oleh Rektor universitas tersebut menyatakan tidak ditemukan data mahasiswa apapun atas nama AS tersebut,” jelas Ruli Antoni, dari LBH Suara Keadilan sebagai kuasa hukum perwakilan masyarakat dan pemuda Dapil III Kabupaten Lampung Utara, kepada para awak media.

Caleg terpilih AS, diketahui baru pertama kali mengikuti pileg lalu. Awal pencalonan AS sudah beredar informasi diantara warga yang mempertanyakan mengapa AS yang mereka ketahui tidak pernah kuliah mendadak mencantumkan gelar SE dibelakang namanya pada seluruh tahapan pileg.

Kode ijazah yang terdapat pada fotokopi ijazah caleg AS memberi titik terang saat dicek ke Dikti secara online menyatakan ijazah tersebut tidak terdata. Perwakilan masyarakat selanjutnya memutuskan membawa hal tersebut ke jalur hukum.

Baca Juga:  Nurhayati Eksploitasi Seks Anak Dibawah Umur 

Lebih lanjut Ruli mengharapkan, laporan mereka hari ini ditindaklanjuti Polda Lampung secara profesional. Sesuai regulasi yang ada, jika benar terbukti palsu, maka langkah selanjutnya KPU diharapkan mendiskualifikasi caleg terpilih tersebut.(SMS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top