Modus

Dua Pelaku Curas di Way Kanan Masuk Bui

Para pelaku, diamankan Tim Tekab 308 Polres Way Kanan, perihal tindak pencurian dengan kekerasan (curas) sepeda motor dengan menggunakan senjata api (senpi)/DA

WAY KANAN – Dua pelaku curas, GT (24 ) warga Kampung Bumi Mulya, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan dan SN alias Borin (24) warga Kampung Tanjung Ratu Ilir, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah.

Diringkus Tim Tekab 308 Polres Way Kanan perihal tindak pencurian dengan kekerasan (curas) sepeda motor dengan menggunakan senjata api (senpi).

Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, melalui Kasat Reskrim  AKP Yuda Wiranegara, menerangkan, aksi para pelaku terungkap atas laporan korban Aji Sadewa, pada Minggu (1/4)

“Korban kehilangan sepeda motor Yamaha Vixion tanpa nomor polisi, pada Sabtu (24/3) lalu, sekitar pukul 20.34  WIB. Sewaktu dalam perjalan pulang, di tengah jalan dihadang oleh tiga orang laki-laki yang tidak dikenal dan langsung mengancam dengan menodongkan senpi dan senjata tajam, guna mengambil sepeda motor milik korban,” jelas AKP Yuda.

Baca Juga:  Polisi Amankan Tiga Pelaku Pencurian Besi Rel Kereta Api

“Karena terancam, korban menyerahkan sepeda motor yang dibawa korban, dari kejadian itu korban langsung mengadukan ke Polres Way Kanan,” timpal AKP Yuda .

Masih kata Yuda, Petugas yang menerima laporan dari korban segera melakukan penyelidikan dengan melakukan cek lokasi dan memintai keterangan para saksi untuk mencari petunjuk keberadan pelaku.

Sementara itu, pada Minggu (1/4), sekitar pukul 03.00 WIB, Tekab 308 Satreskrim mendapat informasi, bahwa sepeda motor hasil curas,  dijual di Baradatu yang diduga sebagai pelaku penadah inisial HR, dengan dipimpin oleh Kasat Reskrim dan KBO Reskrim, menuju rumah kediaman HR di Kampung Setia Negara Baradatu dan langsung mengamakan pelaku HR tanpa perlawanan.

Saat penggeledahan dilokasi, didapatkan barang bukti berupa satu unit sepada motor Vixon warna hitam tanpa plat milik korban. Dan menurut keterangan dari HR kendaraan yang Ia dapatkan dari pelaku GT yang tinggal Kampung Bumi Mulya Kecamatan Pakuan Ratu.

Baca Juga:  Perbaikan Jalan Sepanjang 12 Kilometer di Jembatan Mesir Ilir Mandek

“Mendapat keterangan dari HR, tim 308 melakukan pengembangan dikediaman pelaku GT, namun saat penyergapan berlangsung, pelaku melakukan perlawanan menggunakan senpi rakitan, terjadilah baku tembak antara pelaku dan petugas, tembakan peringatan pun tidak menyurutkan niat pelaku untuk menyerah sehingga oleh petugas diberikan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku, dengan tembakan ke kaki kiri,” ungkapnya

“Berdasarkan pengakuan pelaku, GT melakukan curas tidak sendiri, tapi bersama SB dan YG. Ditempat  terpisah akhirnya pelaku SB berhasil diamanakan saat berada dirumah kakaknya di Bandar Kasih Sopoyono, Kecamatan Negeri Agung, Way Kanan, tanpa perlawanan. Berikut satu bilah sajam jenis golok. Namun ketika petugas akan meringkus YG tidak berada dirumah yang kini YG telah menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang). Dari kediaman YG berhasil diamankan satu unit sepeda motor Honda Revo warna hitam tanpa plat yang digunakan pelaku melakukan curas,” paparnya.

Baca Juga:  Mobil Bawa Mayat Terbalik di Baradatu

Masih kaya Yuda, pelaku yang mengalami luka tembak langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Way Kanan guna penyelidikan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, pelaku diancam Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara dan Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas kepemilikan senjata api, dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 20 tahun, dan untuk pelaku penadah atau pembeli hasil curian, dijerat dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 4 tahun.(DA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top