Bandar Lampung

DPRD Lampung Soroti Kinerja Dinkes

Anggota komisi V DPRD Lampung, Lesty Putri Utami/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Anggota komisi V DPRD Lampung, Lesty Putri Utami, mengatakan, Dinas Kesehatan (Dinkes) mengklaim jumlah ventilator di Provinsi Lampung masih cukup aman di setiap rumah sakit rujukan yang ada.

“Ya tadi sudah di jelaskan di masing masing rumah sakit rujukan masih terdapat ventilator. Tapi tidak semua dari 36 rumah sakit rujukan terdapat ventilator,“ kata Lesty, saat di wawancara media di Gedung DPRD provinsi Lampung, Kamis (24/9).

Lesti menambahkan, seharusnya Dinkes lebih mengutamakan anggaran belanja untuk menangani Covid-19 dari pada untuk belanja yang tidak penting.

“Untuk anggaran perubahan kita soroti di belanja langsung. Ada beberapa yang tidak terdata, tapi sementara aman si karena semua harus ditambah di anggaran untuk penanganan Covid-19,” jelasnya.

Baca Juga:  Anak Anggota DPRD Lampung Ditangkap Polisi

“Tadi juga kita soroti dianggaran yang tidak penting-penting, seperti pelaksanaan di hotel, sebenarnya itu tidak penting, lebih baik anggarannya untuk Covid-19,“ tambahnya.

Anggota fraksi PDIP ini mengungkapkan, pihaknya juga fokus dalam penanganan Covid-19, karena angka pasien terkonfirmasi positif terus bertambah yang mengakibatkan zona di Provinsi Lampung berubah status zona.

”Kita juga monitor di zona – zona merah dan oranye, kita tanya juga di kota dan kabupaten tidak ada lagi zona hijau, malah naik menjadi zona oranye. Sebelumnya ada 3 kabupaten sekarang jadi 8 kabupaten yang zonanya berubah,“ jelasnya.

”Justru saat ini yang ditakutkan di Bandar Lampung yang akan menjadi zona merah. Insya Allah, mudah – mudahan tidak menjadi zona merah di Bandar Lampung, karena surveinya sendiri berdasarkan dari pusat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ririn Kuswantari Minta Maaf Perihal Tanda Tangan Palsu Djohan Sulaiman

Menurut Lesty, harus ada peran penting pemerintah dalam mensosialisasikan Pergub No 45 Tahun 2020 agar masyarakat paham dalam menerapkan protokol kesehatan dan sadar pentingnya hidup sehat tanpa wabah Covid-19.

“Intinya memang sosialisasi untuk menerapkan Pergub No 45 Tahun 2020 itu penting dan penegakan hukum dan sanksi administrasinya juga penting dan bila menjadi perda malah baik. Dan akan kami dukung itu,“ tandasnya.(SUL/RED)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top