Bandar Lampung

DPRD Kecam Penyegelan Loket Parkir RS Abdul Moeloek

Anggota DPRD Lampung, Rahmat Mirzani Djausal/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Anggota DPRD Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengecam penyegelan loket parkir RSUD Abdoel Moeloek oleh Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Bandarlampung, Selasa (17/12).

“Ini bisa ganggu pelayanan di sana. Pasien dan masyarakat tak ada kaitannya dengan tunggakan pajak. Tolonglah perhatikan juga dampak psikologis masyarakat yang hendak berobat di sana,” tandasnya.

Seharusnya Pemkot Bandarlampung dan Pemprov Lampung, melalui instansi terkait, berkoordinasi sehingga kegaduhan penyegelan ini tak mencuat.

“Bila koordinasi goverment to goverment tak membuahkan hasil maka bisa ditempuh jalur lain. Yaitu proses hukum. Terpenting proses pelayanan tak terganggu,” ujar Sekretaris Komisi V ini mengingatkan.

Baca Juga:  Lika-Liku Relawan Pejuang Bravo Lima Salurkan Donasi Ramadan ke 10 SPBU

Untuk itu, dia mengingatkan bahwa ada hal yang lebih penting ketimbang pemasukan asli daerah. “Jangan sampai pengabdian kita pada rakyat disamarkan,” tuturnya.

Meski diakuinya bahwa penyegelan tersebut mencerminkan manajemen RSUAM bermasalah. “Mereka harus intropeksi diri juga,” kata Rahmat Mirzani Djausal.

Pada sisi lain, Anggota DPRD Lampung Fraksi PDIP Aprilliati menyoroti soal penunggakan pajak seperti yang disangkakan harus ada pengkajian lebih lanjut.

“Tunggakan yang dituduhkan harus ada check and recheck terlebih dahulu. Jadi, jangan sampai berdampak pada pelayanan rumah sakit,” jelasnya.

Apalagi yang mengakses rumah sakit tersebut tak hanya warga Bandarlampung, tetapi rujukan bagi pasien seluruh provinsi hingga dari luar Lampung.

Baca Juga:  Dinkes Lampung Minta Masyarakat Teliti Menggunakan Garam

“Pengelola parkir PT HZL disebut nunggak pajak Rp750 juta sejak 2017. Nah soal ini harus dibicarakan dengan pihak terkait jangan sampai pasien yang melihat penyegelan ini terganggu,” ujarnya mengingatkan.(BAM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top