Iklan
Daerah

DPRD Jakarta Apresiasi Layanan Rumah Sakit Tanpa Kelas di Lampung

DPRD komisi E, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Lampung/WA

BANDAR LAMPUNG – Anggota DPRD komisi E, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Lampung, Kamis (5/4/2018).

Kunjungan ini untuk penjajakan dan saling bertukar pengalaman terkait keberhasilan pembangunan di Lampung terutama di bidang layanan kesehatan.

Peserta kunker sebanyak 22 orang ini diterima langsung oleh DPRD Provinsi Lampung Komisi V di ruang rapat DPRD Provinsi Lampung.

Menurut Koordinator Tim Kunker Komisi E, Triwaksana, kunjungan ke Provinsi Lampung kali untuk mempelajari program inovasi yang dimiliki provinsi lain dan mengadopsi penerapan kebijakan di bidang kesehatan.

Baca Juga:  Aktifitas Medis RSIA Anugerah Medical Center Kota Metro, Buat Warga Tak Nyaman  

“Kami mendengar bentuk pengontrolan yang dilakukan oleh komisi V DPRD Provinsi Lampung sangat masif, khususnya pada rumah sakit daerah dan puskesmas. Komisi V mengontrol secara berkala terkait pelayanan kesehatan, sehingga perawat akan bekerja maksimal,” ucap Triwaksana.

“Ini yang ingin kami contoh, karena pelayanan kesehatan yang baik akan berefek pada cepat membaiknya pasien. Kami tahu perawat disini senyum semua. Ini adalah contoh psikologis yang baik,” imbuhnya.

Triwaksana bersama rombongan juga mempelajari kebijakan rumah sakit tanpa kelas yang ada di Provinsi Lampung.

Ia menilai, pembangunan rumah sakit tanpa kelas di daerah Kota Baru sangat bagus. Karena masyarakat bisa menerima pelayanan kesehatan yang baik tanpa adanya perbedaan kelas, semuanya sama rata. “Kami juga tertarik dengan program rumah sakit keliling yang memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat di daerah terpencil,” kata dia.

Baca Juga:  Penyebab Suhu Dingin di Purworejo

Menurutnya, di Jakarta sangat sulit untuk menerapkan pelayanan kesehatan yang prima seperti di Lampung.

“Jakarta itu kan masyarakatnya banyak, yang sakit juga banyak. Kadang-kadang perawatnya stres duluan waktu melihat membludaknya pasien, bagaimana mau senyum,” candanya.

Hadir dalam Kunker Sekretaris Komisi V Elly Wahyuni, Abdullah Fadri Auli, Garinca Reza Pahlevi, Dewi Asmara, Effendi, Mirza serta Asih Fatwanita.(DD/BO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top