Bandar Lampung

DPRD Bandar Lampung Pertahankan Kearifan Lokal Lewat Festival

Pansus pembahasan raperda kearifan adat lokal/AJ

BANDAR LAMPUNG – Gagas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kearifan Adat Lokal, DPRD Kota Bandar Lampung, menggaet sejumlah persatuan adat. Salah satunya, Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL).

Anggota Panitia Khusus (Pansus) Raperda Kearifan Adat Lokal, Jauhari, menjelaskan, terbentuknya regulasi itu merupakan upaya guna mempertahankan kelestarian budaya dan kearifan adat lokal.

“Ini sebagai bentuk keseriusan kami (DPRD) untuk melestarikan adat lokal. Agar kebudayaan tetap ada dan terjaga,” ujarnya, Selasa(14/8).

Mengingat, saat ini pesatnya perkembangan zaman menuju duniamodern, dikhawatirkan dapat menggerus kearifan dan kelestarian adat lokal Lampung.

“Iya sekarang ini tidak sedikit penerus kita lebih meminati kebudayaan luar dan memahami, karena mudah untuk untuk diakses,” imbuhnya.

Baca Juga:  Lahan Dihargai Rp550 Ribu Per Meter, Warga Way Dadi Sebut Pemprov Lampung Tidak Realistis  

Untuk itu, bila regulasi telah terbentuk, direncanakan kegiatan seperti festival budaya guna memperkenalkan kearifan adat lokal ditengah masyarakat bisa digelar cepat.

“Iya kan kalau kita melihat, ada sih di kabupaten tetangga, pada hari tertentu ada festival angklung dan lainnya. Tapi kalau kita lihat di Bandar Lampung belum ada festival seperti itu,” ungkapnya.

Untuk anggaran pelaksanaan festival, diakuinya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung sepenuhnya akan mengakomodir.

“Kalau anggaran, tentunya pemkot akan menanggung dan mengakomodir sepenuhnya,” tandasnya.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top