Politik

DPC PDIP Pesawaran Pertahankan Bacaleg Yang Tersandung Kasus Narkoba dan Korupsi

PDIP/Net

GEDONGTATAAN – Ketua DPC PDI-P Kabupaten Pesawaran M. Nasir, pertahankan Hipni Idris, bacaleg yang diusung oleh partainya, kendati mendapatkan catatan khusus terkait kasus hukum tindak penyalahgunaan narkoba dan dugaan kasus Korupsi.

“Tidak ada yang berubah, kita tetap memajukan beliau (Hipni Idris) dalam pemilu  legislatif tahun 2019 mendatang,” jelasnya, Selasa (28/8).

Menurutnya, kasus hukum yang dialami oleh Hipni Idris belum memiliki kekuatan hukum yang tetap.

“Kita masih menggunakan asas praduga tidak bersalah, karena menyangkut hal ini masih ada upaya hukum banding dari yang bersangkutan,” ujarnya.

Ditambahkannya, berdasarkan regulasi yang berlaku, Hipni Idris masih tetap bisa ikut dalam kontestasi Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2019.

“Dalam PKPU nomor 20 tahun 2018, yang bisa membatalkan bacaleg diantaranya tindak asusila (pelecehan seksual), kemudian bandar narkoba dan tindak pidana korupsi. Sementara saudara Hipni Idris, bukan bandar narkoba, selain itu, dalam kasus lainnya dia hanya melakukan pinjaman kepada pihak Bank tidak masuk pada tindak pidana korupsi,” tambahnya.

Baca Juga:  BEM Unila Gelar Aksi Kreatif 1 Juta Tanda Tangan Menolak Golput

Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran Amin Udin, menyebutkan adanya salah satu calon anggota legislatif (caleg) yang pernah tersandung kasus hukum terkait kasus narkoba dan korupsi.

“Ya, memang ada salah satu berkas yaitu milik Hipni Idris yang merupakan bacaleg dari PDI-P untuk dapil empat (Kecamatan Punduh Pidada dan Marga Punduh) mengalami perbaikan,” ungkapnya, saat dihubungi via sambungan telepon, Senin (27/8).

Menurutnya, bacaleg tersebut ada penambahan berkas terkait kasus hukum yang pernah dialami.

“Jadi memang ada lampiran baru dari yang bersangkutan, yaitu catatan khusus mengenai adanya kasus menyangkut dirinya,” ujarnya.

Ditambahkannya, dari penambahan berkas tersebut diketahui ada dua kasus hukum yang pernah menyangkut dengan bacaleg tersebut.

Baca Juga:  KPU Validasi Surat Suara Caleg, Parpol Cek Tampilan Nama dan Logo Partai

“Dari catatan khusus itu ada dua kasus yang pernah menimpa bacaleg itu, yaitu, kasus narkoba di Polres Tanggamus dan kasus dugaan korupsi di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang. Tapi memang masih dalam upaya hukum dan sekarang masih dalam proses banding ke Pengadilan Tinggi Negeri,” tambahnya.

Disinggung mengenai statusnya Hipni Idris sebagai caleg selanjutnya, ia mengaku masih akan mengkonfirmasi hal itu kepada partai politik pengusung.

“Terkait hal ini, kami sudah konfirmasi kepada partai PDI-P selaku partai pengusungnya, dan rencananya nantinya PDI-P Pesawaran akan melakukan klarifikasi secara tertulis, paling lambat tanggal 31 Agustus 2018,” akunya.

Terpisah, Hipni Idris saat dihubungi menyampaikan bahwa dirinya menyerahkan persoalan tersebut sepenuhnya ke partai politiknya.

Baca Juga:  Dipecat Arinal Karena Mendukung Petahana, Alzier : Gak Ada Urusan  

“Yang jelas memang KPU kemarin sudah konfirmasi ke partai, dan semua berkas sudah dilengkapi, tapi kalau mau lebih jelas silahkan konfirmasi ke partai,” tutupnya singkat.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top