Modus

Dosen UIN Jadi Tersangka, Kuasa Hukum : Jangan Jadi Bahan Goreng Goreng

tengah-Muhammad Suhendra selaku Ketua Tim Kuasa Hukum SH yang ditemui di Mapolda Lampung/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Ditetapkannya SH, Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menjadi tersangka atas kasus pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswinya diharapkan tidak menjadi bahan “goreng-goreng” bagi sejumlah oknum-oknum untuk membuat kegaduhan jelang pelaksanaan pemilu pilpres dan pileg 2019 mendatang.

Pernyataan itu dilontarkan langsung oleh Muhammad Suhendra selaku Ketua Tim Kuasa Hukum SH yang ditemui di Mapolda Lampung, Senin (25/3).

Menurut Hendra, kasus kliennya telah dijadikan panggung bagi sejumlah kalangan.

“Jadi kami menghimbau semua pihak baik dari caleg, anggota dewan maupun senator untuk menghormati proses hukum dan jangan berkomentar tanpa ada pembuktian yang bertujuan menimbulkan kegaduhan,” pinta Suhendra.

Baca Juga:  SMPN 6 Bandar Lampung Terindikasi Simpangkan BOS, Jaksa Periksa 10 Saksi

Hendra juga berharap proses permohonan penangguhan dan penjamin untuk klienya dapat dikabulkan oleh Pimpinan Polda Lampung.

Meski begitu, Hendra enggan memberikan nama sang penjamin untuk tersangka SH.

“Proses pengajuan permohonan sudah disampaikan beserta penjaminya yang sementara ini kami rahasiakan,” katanya di Ruang Pers Mapolda Lampung.

SH sendiri resmi ditetapkan menjadi tersangka pada Jumat (22/3) lalu dan kini ditahan di Mapolda Lampung.

Peningkatan status SH, usai Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung melaksanakan gelar perkara di tingkat penyidikan, pada Kamis (21/3) kemarin.

“Sudah gelar, dan statusnya dinaikan menjadi tersangka” ujar Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Bobby Marpaung, Jumat (22/3).

Atas penetapan ini, sang Dosen terancam pidana penjara selama 5 tahun berdasarkan Pasal 290 ayat 1 jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana dan pasal 281 ke-2 jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana yang dikenakan untuk dirinya.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top