Modus

Dokter di Bandar Lampung Jadi Pelaku Penyebar Hoax Server KPU

Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Zahwani Pandra Arsyad/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Jelang pelaksanaan pemilu pilpres dan pileg pada 17 April mendatang, Tim Direktorat Siber Bareskrim Polri, berhasil menangkap dua tersangka penyebaran hoax lewat akun media sosial tentang server KPU di setting menangkan pasangan capres dan cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin, pada Senin lalu.

Keduanya yakni, Rachmy Denda Hasnyta Zainuddin Ilyas (RD) dan Eko Widodo, yang diamankan di tempat berbeda. Polisi menangkap RD dirumahnya di wilayah Gedong Air, Tanjungkarang Barat, sementara, tersangka Eko Widodo ditangkap di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.

Dari keterangan kepolisian, Rachmy diketahui berstatus sebagai seorang dokter sekaligus ibu rumah tangga.

Baca Juga:  Polda Lampung Tolak Laporan Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan

Ditangkapnya Rachmy rupanya sempat menggegerkan organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bandar Lampung. Aditya M Biomed, selaku Ketua IDI cabang Bandar Lampung, langsung angkat bicara.

Dirinya menjelaskan, Rachmy  bukan bagian dari IDI.

“Kami juga menghimbau jika ada anggota yang ingin terjun dalam dunia politik itu merupakan hak masing-masing anggotanya. Kami juga mendukung tim mabes polri untuk memberantas isu-isu hoax yang akan memperkeruh jelang pelaksanaan pemilu mendatang,” ungkap Aditya, Selasa (9/4).

Terpisah, Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Zahwani Pandra Arsyad, menerangkan, proses hukum untuk tersangka Rachmy Denda Hasnyta Zainuddin Ilyas ditangani langsung oleh Mabes Polri.

“Kami belum mengetahui persis lokasi tempat tinggal Rachmy,” kata AKBP Zahwani.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top