Iklan
Bandar Lampung

DLH Bandar Lampung Diminta Tanggap Tangani Permasalahan TPA Bakung

Ketua Komisi III DPRD Bandar Lampung Wahyu Lesmono/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – DPRD Kota Bandar Lampung meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat untuk sesegera mungkin mengambil langkah kongkrik guna memecahkan permasalahan TPA Bakung.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi III DPRD Bandar Lampung Wahyu Lesmono, saat dihubungi Suluh.co, Minggu (29/7).

“Saya mengetahui soal itu, jadi kami (DPRD Bandar Lampung) meminta Dinas terkait untuk mengambil langkah supaya permasalahan itu tidak berkepanjangan,” ujarnya.

Dikatakanya, sejak tahun 2017, DPRD sepenuhnya mendukung upaya DLH untuk memperluas TPA Bakung.

Namun, lantaran terkendala anggaran. Perluasan TPA Bakung gagal dilakukan.

“Kalau tidak salah rencana perluasan mencapai 5 sampai 7 bektare,” kata dia.

Baca Juga:  Humanity Food Van Bahagiakan Keluarga Pemulung TPA Bakung

Tak tanggung-tanggung, jika rencana perluasan TPA Bakung terrealisasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung harus merogoh kocek sebesar Rp4 hingga Rp6 miliar.

Meski rencana itu kandas, namun pihaknya tetap meminta DLH mengambil penanganan sistem pengelolaan TPA Bakung agar tidak dikeluhkan warga sekitar.

Diberitakan sebelumnya, DLH Kota Bandar Lampung berencana memperluas tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018.

Menurut Kepala DLH Bandar Lampung, Siddik Ayogo, pelebaran TPA Bakung harus dilakukan, lantaran volume sampah semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk di Kota Tapis Berseri.

“Nanti, di APBD-P akan kita coba ajukan pelebaran TPA Bakung,  harapannya sih bisa terealisasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Pasca Gempa & Peringatan Tsunami, Nelayan Bandar Lampung Kembali Melaut

Disinggung terkait biaya, ia mengatakan bahwa perluasan TPA Bakung memerlukan anggaran sebesar Rp5 miliar. Hal itu diungkapkanya berdasarkan hasil pengkajian DLH dengan DPRD setempat.

“Waktu lalu, sempat kami bicarakan dengan DPRD, nah kalau tidak salah pelebaran itu memperlukan anggaran sebesar Rp5 miliar,” kata dia.

Dirinya pun berharap, usulan perluasan TPA Bakung mendapat lampu hijau, sebab dengan adanya pelebara, hal tersebut dapat meminimalisir adanya keluh warga sekitar lantaran sering mencium bau tak sedap.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top