Iklan
Politik

DKPP Diminta Bersikap Adil Dalam Memberi Sanksi

Ilustrasi. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) diminta agar bersikap adil dalam memberikan sanksi ke komisioner yang kinerjanya kurang baik. Hal ini menyikapi keputusan DKPP yang memberhentikan Anggota KPU Kabupaten Pringsewu, Agus Supriyanto karena sering membolos.

Plh. Ketua Bawaslu Propinsi Lampung,  Adek Asy’ari meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Propinsi Lampung, agar bersikap adil dalam memperlakukan semua komisioner yang kinerjanya tidak maksimal, seperti sering bolos, tidak profesional dan tidak bekerja penuh waktu.

“Saat ini sudah mendekati hari H Pemilu. Untuk itu KPU kabupaten/kota harus serius mencermati seluruh tahapan yang sedang berlangsung,” kata Ade, Senin (21/1).

Karena menurut nya, hal itu agar jangan sampai hanya KPU Pringsewu saja yang ‘diplototin’ tetapi KPU lainnya dibiarkan.

Baca Juga:  Masyarakat Kota Metro Bersiap Menyambut Capres Prabowo Subianto

“KPU Provinsi harus bersikap adil dan setara dalam memperlakukan reward dan punisment bagi KPU kabupaten/kota dan jangan perangkat di bawahnya yaitu PPK serta PPS,” tegasnya.

Diketahui, KPU Lampung memberhentikan sementara Komisioner KPU Pringsewu Agus Supriyanto.

Agus, sebagai Komisioner KPU, dinilai tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Bahkan, telah sembilan kali berturut-turut tidak mengikuti rapat pleno.

Hal itu berdasarkan hasil rapat pleno KPU Provinsi Lampung, Senin (22/10).

Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengatakan, dari hasil pleno tersebut, seluruh komisioner sepakat untuk memberikan sanksi kepada Agus.

Sanksi tersebut berupa pemberhentian sementara sebagai komisioner KPU Pringsewu.

“Jadi kita tadi rapat, mengkaji ulang hasil klarifikasi Agus Supriyanto. Hasilnya, semua komisioner sepakat memberhentikan sementara,” terang Nanang.

Baca Juga:  Rekomendasi Pansus Politik Uang Molor

Alasan sanksi tersebut diberikan, karena Agus pernah mendapat sanksi peringatan keras pada Mei 2018.

“Dulu pernah diberikan peringatan keras karena hal serupa. Karena tidak ada perubahan, makanya kita berhentikan sementara,” tegasnya. (TM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top