Pendidikan

Ditolak Masuk SDN 1 Sumber Rejo, Disdikbud Bandar Lampung Janji Akomodir

Kepala Bidang Pendidikan dasar dan Menengah Disdikbud Bandar Lampung Eka Afriana/Net

BANDAR LAMPUNG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bandar Lampung, berjanji akan mengakomodir lima siswa yang sempat ditolak oleh  Sekolah Dasar Negri (SDN) 1 Sumber Rejo.

“Kami akan menggelar rapat dulu dengan UPT Kecamatan Kemiling, untuk mencari solusi tidak diterimanya lima siswa SDN 1 Sumber Rejo,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan dasar dan Menengah Disdikbud Bandar Lampung Eka Afriana, Jumat (3/8).

Bisa saja, lanjut wanita berkacamata tersebut, pihaknya akan menyalurkan kelima siswa tersebut ke SD lain.

“Namun masih satu wilayah zonasi,” ungkapnya.

Dia menilai upaya itu harus dilakukan, mengingat jika kelima siswa itu tidak bisa mengenyam pendidikan di tahun ini (2018) maka akan dirugikan.

Baca Juga:  60 Anggota Pramuka Ikuti Diklat Keprotokolan

Diberitakan sebelumnya, adanya penolakan siswa di SDN 1 Sumber Rejo, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling. DPRD Kota Bandar Lampung, langsung melakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta kepala sekolah setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Bandar Lampung, Wiyadi, mengaku, pemanggilan ini atas dasar laporan dari masyarakat, bahwa ada lima (5) anak yang ditolak masuk di SDN 1 Sumber Rejo.

Politisi PDIP ini menjelaskan, apa yang sudah dilakukan oleh pihak sekolah tentu bertentangan dengan nawacita Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, untuk memajukan bidang pendidikan.

“Coba dilihat, nawacita pak wali untuk memajukan pendidikan di Kota Tapis Berseri ini dengan cara menggeratiskan biaya sekolah. Bila ada penolakan seperti yang dilaporkan tentu menjadi tidak sinkron,” kata Wiyadi, Rabu (1/8).

Baca Juga:  Sekerat Daging Qurban untuk Pemulung Bakung

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah dan Dasar, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Bandar Lampung, Eka Afriana, menjelaskan, alasan penolakan penerimaan siswa di SDN 1 Sumber Rejo, lantaran jumlah siswa telah membludak.

“Iya ada 5 siswa yang kami tolak, karena jumlahnya sudah terlalu banyak,” kata dia.

Kendati demikian, empat dari lima siswa tersebut telah mendaftarkan diri ke sekolah swasta.

“Satunya lagi masih mau sekolah di SDN 1 Sumber Rejo, dan sisanya telah mendaftarkan diri ke sekolah swasta lainya,” tandasnya.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top