Ekonomi

Ditangan Badala Nusantara, Limbah Plastik jadi Bernilai Ekonomi

Komunitas Badala Nusantara, mengubah limbah sampah plastik jadi bernilai/MAS

MAGELANG – Badala Nusantara yang berdiri sejak tahun 2016 dan dipimpin oleh Afina Yanur bersama Muhammad Alfan Suri. Berhasil merubah limbah sampah plastik jadi miniatur yang bernilai jual tinggi.

Komunitas berbasis pergerakan ini, setia tumbuhkan kreativitas kepada anak-anak dan masyarakat, untuk berekspresi dengan merdeka dan tetap mencintai lingkungannya.

Alfan, ketika ditemui dalam acara Festival Tlatah Bocah ke-13 di Magelang, menjelaskan, Komunitas Badala Nusantara beralamat di Rumah Merdeka Jl. Agus Salim No. 08 Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, dan sudah mulai berkeliling Nusantara mulai dari Jember, Malang, Blitar, Tulungagung, Jombang, Bojonegoro dan kota lainnya.

Baca Juga:  Nufransa Wira Sakti Sanggah Rizal Ramli: Ngawur!

Selain pembuatan miniatur dari limbah plastik, terkadang Komunitas Badala Nusantara, menyelipkan seni pantomim sebagai salah satu media memperkenalkan kebahagiaan dengan cara lain kepada anak-anak.

Untuk materi pengolahan limbah sampah ialah salah satu materi dari beberapa materi yang disampaikan oleh Komunitas Balada Nusantara.

Bagi komunitas ini, isu sampah ialah isu terbesar di dunia, dimana manusia tidak henti-hentinya memproduksi dan menggunakan sampah, terutama sampah plastik.

Oleh sebab itu, Balada Nusantara memperkenalkan cara pengolahan limbah plastik menjadi miniatur kendaraan, seperti vespa, moge, kereta dan lain-lain.

Dikatakannya, jika hasil dari kreasi limbah sampah tersebut memiliki nilai jual, yang bisa digunakan sebagai kado, hiasan dinding dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Dinas Ketahanan Pangan Gelar Operasi Pasar, Bawang Merah Dijual 25 Ribu Per Kilo

“Kita juga pernah roadshow di Jogja, Surabaya, Ngawi, Madiun, Magelang, Jepara, Banyuwangi, dan Bali. Saat gempa di Lombok, Badala Nusantara ikut menjadi relawan untuk mengisi aktifitas anak-anak dengan cara berkarya dan mengenalkan permainan tradisional di posko-posko bencana,” ungkap Alfan, Minggu (25/8) lalu.

Diungkapkan pula, kegiatan yang sama juga ketika bencana banjir di Ngawi-Madiun. Badala Nusantara ikut berangkat untuk menghibur anak-anak melalui kegiatan yang mengembirakan. Mulai dari sudut desa, rumah baca, sekolah, maupun pondok pesantren.(MAS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top