Panggung

Diskusi Kebangsaan HUT PRD ke-23, Mukhlis Serukan Persatuan Indonesia,  Singgung Pendidikan-Kesehatan Gratis

Politisi PDIP Mukhlis Basri menerima plakat acara dari Ketua KPW-PRD Lampung Ahmad Muslimin, usai Diskusi Kebangsaan HUT ke-23 PRD, di Woodstairs Cafe, Bandarlampung, Sabtu (27/7/2019). | Muzzamil

BANDAR LAMPUNG – Anggota terpilih DPR RI dapil Lampung I hasil Pemilu 2019 asal PDIP Mukhlis Basri menyerukan agar anak bangsa merajut kembali spirit Persatuan Indonesia pascausai hajat elektoral pemilu eksekutif nasional dan pemilu legislatif berjenjang serentak hari yang sama (one day election) terbesar pertama di Indonesia dan terumit di dunia, Pemilu 9 April 2019 lalu.

Hadir berbicara pada Diskusi Kebangsaan “Paska Pemilu: Bagaimana Memenangkan Pancasila, Membangun Persatuan Nasional Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat” dalam rangka Peringatan HUT ke-23 PRD yang ditaja Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik (KPW-PRD) Lampung, Sabtu (27/7) petang, Mukhlis terang mengajak kubu pendukung kedua petarung Pilpres 2019 untuk melupakan runcingan perbedaan dan kembali guyub beraktivitas, bergotong-royong sebagai sebuah bangsa.

“Pemilu sudah selesai. Ini saatnya kecebong dan kampret setegoran. Sudahlah kita selesaikan. Kita kembali ke Pancasila, sila ketiga, Persatuan Indonesia,” seru Mukhlis bersemangat, merujuk dua kubu pendukung capres-cawapres pejawat Jokowi-Ma’ruf Amin dan penantang Prabowo-Sandi itu.

Baca Juga:  PRD: Dari Menolak Takluk, Menangkan Pancasila, Hingga #2019GantiHaluanEkonomi

Politisi plontos ini berharap, PRD setia dengan garis perjuangannya membela hak-hak rakyat tertindas. “Selamat buat PRD. Saya harap PRD terus bergerak membela rakyat kecil,” ucap Mukhlis.

Di hadapan seratusan peserta termasuk Walikota Bandarlampung Herman HN yang menyimak jalannya diskusi hingga selesai, sambil berdiri Mukhlis Basri turut menyinggung program populis pendidikan dan kesehatan gratis hasil perjuangan PRD yang kini berbuah manis, seperti konsisten diterapkan di Kota Tapis.

“Saya anak petani. Zaman sekolah juga gak pintar-pintar amat, gak pernah rangking, teman saya lulus saya ikut lulus, kebetulan nasib saya aja bagus, bisa jadi bupati. Tapi mewujudkan pendidikan gratis ternyata tidak mudah, di awal-awal banyak juga hambatan. Makanya saya apresiasi pendidikan dan kesehatan gratis seperti yang dilakukan di Kota Bandarlampung, ya Pak Herman ya. Sementara kabupaten se-Lampung agak lama, masih tergantung anggaran pusat,” kata dia menjelenterehkan.

Baca Juga:  10 Film Pelajar Segera Ditentukan Juaranya

Fakta kebebasan beragama yang diakui negara, termasuk dalam menjalankan ibadah penganutnya, hingga seruan agar selain PRD konsen perjuangan menangkan Pancasila, berantas korupsi, membela nasib rakyat kecil wujudkan kesejahteraan sosial dan melawan pemiskinan struktural, juga proaktif dalam program pemberantasan narkoba yang jadi kejahatan transnasional serius, kesemuanya lugas disuarakan Mukhlis tanpa putus.

Di ujung bicara, kader ‘tulen’ banteng aleg terpilih DPR RI dapil Lampung I peraih suara sah terbanyak yaitu 116.079 suara dalam pemilu legislatif 2019 itu memuji sikap kenegarawanan capres Prabowo Subianto.

“Dalam hidup, buat saya semua sahabat. Termasuk PRD, teman saya. Saya salut sikap patriot negarawan Prabowo. Bertemu Ibu Mega (Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri), demi bangsa, dengan politik nasi goreng dia datang ke Teuku Umar (rumah Mega di Jakarta) demi Persatuan Indonesia!” berapi-api Mukhlis berseru, mengundang aplaus hadirin riuh dan haru.

Baca Juga:  Dari Nobar Debat Capres, Semalam (3)

Diskusi pukul 16.00-17.45 WIB itu digelar di Woodstairs Cafe, Sukarame Bandarlampung, memperingati HUT ke-23 partai kelahiran 22 Juli 1996 besutan Budiman Sudjatmiko itu.

Bersama Mukhlis, hadir pembicara lainnya, Sekretaris DPW PKS Lampung Ade Utami Ibnu, akademisi FISIP Unila Dr Robi Cahyadi Kurniawan, Sekretaris KPW-PRD Lampung Joni Fadli, dimoderatori mantan aktivis 1998 yang kini pesohor jurnalis, Pinum/Pemred portal duajurai.co Juwendra Asdiansyah.(LS/Muzzamil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top