Iklan
Modus

Disebut Belum Bayar Gaji Pegawai, Kepala UPT Ini Siap Masuk Bui

Pembayaran gaji untuk pegawai/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Kepala UPT TBB (Unit Pelaksana Tugas-Teluk Betung Barat)) Dinasn pengelola lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandar Lampung, Sasroni, siap didi penja lantaran terindikasi gaji pegawai honorer yang tidak diberikan selama tiga bulan.

“Jangan buat Fitnah, nanti masuk penjara, bawa pegawai nya, langsung bawa polisi ngadap ke dinas, tik mana yang salah langsung di penjara,” jelasnya melalui pesan Short Message Service (SMS), Rabu (4/4).

Menurut sumber yang enggan namanya disebutkan mengatakan, tidak diberikannya gaji selama tiga bulan lantaran pindah ke UPT Langkapura, terlebih pegawai honor baru akan menggeser posisi Driver yang sudah tiga bulan nasibnya luntang-lantung lantaran kejelasan SPT tidak juga dikeluarkan oleh dinas BPLH Kota Bandar Lampung.

Baca Juga:  Polsek Semaka Amankan Pelaku dan Penadah Sepeda Motor Curian

Bahkan informasi yang didapatkan oleh awak media, posisi driver bernasib malang ini akan digeser oleh pegawai m-sama mengemudikan mengangkut sampah.

“Ada pegawai honor baru yang masuk, dan informasinya jadi dia diberikan sama pegawai honor baru,” bebernya.

Belum lagi praktik kotor karcis bensin untuk driver yang seharusnya diberikan satu bulan sesuai dengan hari kerja, justru diberikan oleh UPT TBB hanya 12 lembar saja.

“Saya dikasi DO tiap bulan uma 12 lembar saja, sisanya kemana saya ga tau,” ungkapnya.

Dirinya berharap, kedepan bisa kembali normal di UPT Langkapura, baik penyelesaian gaji yang selama ini belum jelas lantaran SPT yang belum dikeluarkan oleh dinas BPLH.

“Sudah mau tiga bulan, gaji saya tidak dikasih di UPT TBB,” keluhnya.

Baca Juga:  Mahasiswa Baru Unila jadi Korban Kekerasan Senior, Korban Mengaku Diseret Hingga Ditendang

Sementara pegawai honor yang bernasib malang tersebut dapat bekerja sesuai dengan tugasnya mengemudikan mobil pengangkut sampah di kota Bandar Lampung.

“Saya tetap mau disini di UPT Langkapura, gaji saya kembali normal, apalagi saya sudah punya anak satu, sakit juga mas, bingung jadinya saya, sementara uang ga punya lagi,” bebernya.

Terpisah, Kepala Dinas BPLH Kota Bandar Lampung, Sidik Ayogo saat dikonfirmasi justru menyarankan agar menanyakan langsung ke UPT TB terkait tidak diberikannya gaji pegawai honorer selama tiga bulan.

“Dia bekerja apa ngga. Coba tanyakan ke UPT TBB,” jawabnya melalui sambungan telpon kepada awak media.

Pasca diberitakan, Rabu (4/4) UPT TBB dan beberapa pihak terkait di dinas BPLH Kota Bandar Lampung sempat membahas terkait nasib driver yang tidak diberikan gajinya selama tiga bulan.

Baca Juga:  Mabuk, Putri Kandung Jadi Tempat Pelampiasan Sang Ayah  

Namun tidak menemui titik temu, pasalnya driver honorer yang tidak digaji selama tiga bulan ini, masih belum diberikan  SPT meski sudah dibahas oleh dinas terkait.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top