Daerah

Disdukcapil dan KPU Pesawaran Kolaborasi Mendata Warga

Kepala Disdukcapil Kabupaten Pesawaran, Ketut Partayasa/MH

GEDONGTATAAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesawaran, akan melakukan kolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), guna mendata masyarakat yang berada di luar daerah.

“Ya Disdukcapil siap mendampingi KPU untuk melakukan pendataan dan perekaman terhadap masyarakat di luar Kabupaten Pesawaran,” ungkap Kepala Disdukcapil Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa, Selasa (4/9).

Dia menambahkan bila nanti setelah melakukan pendataan dan ditemukan ada masyarakat Pesawaran yang berada di luar daerah namun belum memiliki KTP-Elektronik ataupun indentitas pihaknya akan segera melakukan perekaman.

“Salah satu upaya kita untuk mendukung dan mensukseskan pemilu yang akan digelar pada Tanggal 17 April 2019 mendatang,” katanya.

Baca Juga:  DPC PPP Lampung Timur Rebut 4 Kursi di Pileg 2019

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Daerah dalam waktu dekat akan mendata masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih di luar daerah Kabupaten Pesawaran.

“Ya ketika nanti sudah mendekati hari pemilihan pada 17 April mendatang kami berkoordinasi dengan Disdukcapil akan mendata masyarakat Kabupaten Pesawaran yang berada di luar daerah, seperi warga binaan yang ada di lapas,” ungkap Ketua KPUD Pesawaran Aminuddin di dampingi Divisi Teknis dan Pemutahiran Daftar Pemilih Yatin Putra Sugino, Senin (3/9).

Untuk saat ini masih terlalu cepat untuk melakukan Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan masih proses Verifikasi sebab, ada beberapa warga binaan yang masih dalam proses sidang dan ada juga sebelum waktu pemilihan sudah bebas.

Baca Juga:  Aplikasi Situng Hindari Kesalahan Data dan Penghitungan Suara di TPS

“Artinya kalau kita data sekarang, masih banyak warga binaan itu yang belum ingkrah, belum mempunyai putusan tetap dan ada juga yang mendapatkan potongan hukuman seperti remisi, sehingga sebelum hari-H sudah keluar,” terang nya.

Dia melanjutkan, ada beberapa warga Kabupaten Pesawaran yang menjadi warga binaan dibeberapa lembaga pemasyarakatan di luar maupun dalam kabupaten.

“Kalau di dalam ada lapas Anak di Kecamatan Tegineneng, sedangkan untuk di luar kabupaten seperti, Lapas Kota agung di sana ada sekitar 16 orang masyarakat Pesawaran jadi warga binaan,” katanya.

“Ada juga di Lapas Kalianda, Lapas Rajabasa maupun di Way Hui dan kami selalu koordinasi dengan Disdukcapil dan pihak Lapas, kalau memang nanti ada warga binaan yang belum terdaftar, agar Disdukcapil untuk melakukan Perekaman sehingga warga binaan yang di luar daerah mempunyai hak pilih,” pungkasnya.(MH/PS)

Baca Juga:  Jangan Khianati Pancasila, Pesan Menag Kepada Penerima Beasiswa 5000 Doktor Luar Negeri Kemenag
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top