Pendidikan

Disdikbud Lampung Yakini Surat Domisili Cegah Siswa Titipan

Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdikbud Provinsi Lampung, Diona Katharina/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, mengaku penyusunan juknis PPDB SMA terkait surat domisili Disdukcapil, sesuai surat edaran bersama Kemendikbud dan Kemendagri.

Surat edaran bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2019, Nomor 420/ 297315J, tentang pelaksanaan penerimaan peserta didik baru, memerintahkan Disidikbud dengan Disdukcapil setempat dalam menetapkan zonasi.

Kewenangan Disdukcapil mengeluarkan surat domisili itu diputuskan dalam rakor bersama musyawarah kerja kepala sekolah atau MKKS.

Kabid Pembinaan SMA Disdikbud Lampung, Diona Katharina, menjelaskan, hal itu sesuai dengan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2019, tentang administrasi kependudukan.

Baca Juga:  Disdikbud Provinsi Siapkan 5.693 Peserta PPDB Tingkat SMA di Bandar Lampung

“Disdikbud tidak menampilkan kemungkinan, jika keputusan tersebut dapat disalahgunakan oleh masyarakat atau oknum pemerintahan,” kata Diona, Kamis (20/6).

Berdasarkan pengalaman PPDB tahun lalu, sebagian siswa terindikasi merupakan titipan. Sebagai langkah antisipasi, Disdikbud mengeluarkan juknis terkait surat domisili, yang mensyaratkan harus sudah satu tahun berjalan.

Berdasarkan monitoring Ombudsman, surat domisili yang dikeluarkan Disdukcapil menjadi polemik di tengah tengah masyarakat. Hal ini mengakibatkan tertundanya pengumuman PPDB SMA se-Provinsi Lampung, yang dijadwalkan hari ini.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top