Modus

Dipindah ke Lapas Gunung Sindur, Sugiarto Wiharjo alias Alay Kesulitan Kembalikan Aset

Sugiarto Wiharjo alias Alay, buronon kelas kakap atas kasus korupsi APBD Lampung Timur tahun 2008-2009, sebesar Rp108 miliar/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Sugiarto Wiharjo alias Alay, pada tanggal 25 Juni 2019, sekira pukul 02.00 Wib dini hari, dikabarkan telah dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Pemindahan tersebut sangat disayangkan pula oleh kuasa hukum Alay.

Diketahui, terpidana korupsi ini, sebelumnya menghuni Lapas Kelas 1 Rajabasa Bandar Lampung. Lalu dikabarkan telah dipindahkan melalui jalur darat, ke Lapas yang terkenal memiliki keamanan super ketat tersebut.

Kabar pemindahan itu dibenarkan oleh Sujarwo, selaku kuasa hukum terpidana Alay, yang juga sangat menyayangkan adanya eksekusi pemindahan.

“Keberadaan alay yang semakin jauh, bisa mempersulit informasi tentang aset-aset miliknya (Alay),” ungkap Sujarwo, Jumat (5/7).

Baca Juga:  Tersinggung, Buruh di Pringsewu Tikam Kawan

Pasalnya, permasalahan pengembalian kerugian negara yang sedang diusahakan oleh Alay, yang tentunya dapat  digantikan segera dengan cara melelang beberapa aset berharga miliknya diperkirakan total mencapai Rp300 miliar lebih.

Sebelumnya Alay, berdasarkan putusan hakim diwajibkan untuk mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp106 miliar dan telah dicicil sebesar Rp1 miliar.

Sejauh ini, pihak kuasa hukum Alay sedang mendata asset-aset milik kliennya tersebut yang juga kini tengah menjadi sengketa kepemilikan sertifikat kepemilikannya dan kini harus semakin sulit mendapat informasi dari Alay sebab jarak yang semakin jauh.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top