Bandar Lampung

Dinkes Lampung Sosialisai Ovitrap si Perangkap Nyamuk

Dinkes Lampung Sosialisai Ovitrap si Perangkap Nyamuk/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Masih tingginya frekwensi hujan di Indonesia yang  berbanding lurus dengan resiko tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) membuat Menteri Kesehatan Prof dr Nila Moeloek, Sp.M(K) menghimbau jajaran kesehatan yang menjadi peserta Rapat Kerja Nasional (Rakerkesnas) tahun 2019 menggiatkan kembali penggunaan Ovitrap untuk menurunkan angka kejadian DBD pada sambutan pembukaan acara yang beliau sampaikan.

Sosialisasi penggunaan Ovitrap segera diinstruksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung DR. dr Hj Reihana, M.Kes disela sela rehat acara kepada para Kepala Dinas Kesehatan se Provinsi Lampung yang juga hadir pada acara Rakerkesnas tersebut.

“Bapak dan Ibu tadi sudah mendengar arahan Bu Menteri, untuk itu saya berharap dapat segera kita tindaklanjuti di Provinsi Lampung karena kasus DBD di provinsi kita juga masih tinggi,” harap Reihana.

Baca Juga:  Tambang Pasir Laut di Lampung Timur Merugikan Negara Rp 490 Miliar

Ovitrap adalah suatu perangkap untuk tempat bertelur nyamuk Aedes yang pada bagian atasnya diberi kasa sehingga setelah telur menjadi nyamuk dewasa maka ia terperangkap sehingga tidak bisa terbang.

Ovitrap bisa kita buat sendiri dengan menggunakan bahan bahan yang sederhana. Adapun bahan yang diperlukan adalah wadah plastik bekas air mineral, plastik hitam, kain kasa, selotip, gunting/cutter dan air. Selain itu untuk menarik perhatian nyamuk agar mau mendekat ke Ovitrap maka pada air kita larutkan gula dan ragi.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung akan melakukan sosialisasi Ovitrap pada hari Minggu (17/2) pukul 16.00 di Taman Gajah Bandar Lampung, untuk mengajarkan cara membuat dan menggunakan Ovitrap sambil membagi bagikan Ovitrap yang telah dibuat oleh pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Lampung

Baca Juga:  Dinkes Lampung Gelar Pameran Foto Pembangunan Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing (Kamabi) Saka Bhakti Husada (SBH) Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Lampung telah menginstruksikan kepada Kamabi SBH Kwarcab se Provinsi Lampung untuk mengajak anggota SBH membuat Ovitrap minimal 1 anggota 5 buah untuk dibagi bagikan kepada keluarga dan tetangga.

“Kami siap mensosialisasikan kepada masyarakat Lampung dan mendorong 1 anggota SBH membuat 5 Ovitrap, untuk dibagi bagikan pada keluarga dan tetangga untuk menurunkan kejadian DBD di masyarakat ,”ujar dr Reihana pada pertemuan terbatas Pimpinan SBH Pusat dengan perwakilan SBH Daerah, Kamis (14/2) di Rangkaian kegiatan Rakerkesnas 2019 tersebut

Pengendalian Penyakit DBD dikenal dengan menggunakan Gerakan Pemberantasa Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3 M Plus. Ovitrap merupakan salah satu bentuk “plus” yang dilakukan untuk pengendalian penyakit DBD ini

Baca Juga:  Usut Tuntas Politik Uang , Kantor Bawaslu Lampung Terus Dikepung Massa

Hingga saat ini beberapa Pangkalan SBH telah melakukan sosialisasi dan pembuatan Ovitrap. Semoga tidak ada lagi anggota keluarga kita yang terkena penyakit DBD walau musim hujan masih terus berlangsung.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top