Bandar Lampung

Dinkes Lampung Akui Tak Ada Permintaan MUI Lampung Untuk Menunda Imunisasi

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana/Net

BANDAR LAMPUNG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, hingga saat ini belum menerima lampiran secara resmi prihal permintaan Majelis Ulama Indonesai (MUI) Lampung untuk sementara menunda gerakan imunisasi Meales Rubella dan Campak hingga sertifikasi halal dikeluarkan.

“Kami (Dinkes) belum menerima surat yang dilayangkan MUI Lampung untuk menunda gerakan imunisasi MR dan campak,”  ujar Kepala Dinkes Provinsi Lampung Reihana, Kamis (2/8).

Meski begitu, dia menjelaskan, berdasarkan pengkajian para ahli, manfaat yang dihasilkan cairan vaksin begitu baik untuk mencegah penyebaran virus MR dan campak. Maka MUI RI sepakat memberikan bahwa imunisasi bersifat wajib.

“Penyakit ini tidak bisa di obati, namun bisa dicegah melalui imunisasi dengan vaksin MR. selain itu, imunisasi MR tidak memiliki efek samping dan aman diberikan kepada anak  yang sudah mendapat vaksin. Vaksin MR ini juga untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penularan penyakit campak dan rubella yang dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian,” papar dia.

Baca Juga:  Ini Imbauan MUI Lampung untuk Pilkada Serentak 2018

Seperti diketahui, campak dan rubella merupakan penyakit infeksi disebabkan oleh virus campak dan rubella yang sangat menular. Penyakit ini ditularkan melalui percikan bersin dan batuk.

Adapun gejala penyakit campak ini, demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit (rash) disertai dengan batuk batuk, filek dan mata merah (konjungtivitas). Sementara gejala penyakit Rubella tidak spesifik bahkan bisa tanpa gejala. Untuk gejala umum berupa demam ringan, pusing,pilek, mata merah dan nyeri persendian mirip flu.

Bahaya campak ini dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti diare, radang paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk bahkan kematian. Pada tahun 2000 tercatat lebih dari setengah juta anak meninggal karena komplikasi penyakit campak.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top