Bandar Lampung

Dinas Sosial Beri Binaan 163 LKS se-Lampung.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni, saat memberikan pembinaan langsung kepada Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) se-Lampung/WA

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung terus bersinergi dengan Kementerian Sosial RI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni, menjelaskan, sebagai langkah nyata yang ditempuh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial, yaitu dengan melakukan pembinaan langsung kepada Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) seluruh Lampung.

LKS yang merupakan salah satu pilar pembangunan lesejahteraan sosial yang senantiasa ditingkatkan kemampuannya. Baik bidang manajemen organisasinya maupun pola penanganannya. Apalagi terkait dengan paradikma baru dari Kemensos yang harus dipahami oleh Pengurus LKS.

“Paradigma baru tersebut antara lain bahwa keluarga/perorangan yang menjadi binaan adalah mereka yang tercantum dalam Basis Data Terpadu (BDT), bantuan baik keluarga/perorangan berupa cas-transfer sehingga masing masing binaan harus membuka rekening pada bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara),” jelas Sumarju, Rabu (14/3).

Baca Juga:  Yustin Ficardo Buka Wedding Expo 2018 Novotel Lampung

Sumarju menjelaskan, permasalahan kesejahteraan sosial tidak akan maksimal jika dilaksanakan oleh Kemensos apalagi Dinas Sosial saja.

“Namun dibutuhan kerjasama secara lintas sektor dan multi disipliner” katanya.

Bahkan dalam UU Nomor 11 tahun 2009 tentang Pembangunan Kesejahtetaan Sosial mengamanahkan, bahwa masyarakat diberikan kesempatan seluas luasnya dalam penanganan permasalahan Kesos.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Ratna Fitriani, mengungkapkan, pembinaan LKS ini dilaksanakan secara berkelompok yakni pada tanggal 5 Maret di LKSA Nurul Fatah Tulang Bawang, diikuti sebanyak 50 LKS dari Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang dan Tulangbawang Barat.

Selanjutnya tanggal 6 Maret di LKS APIK Bandarlampung sebanyak 41 LKS terdiri dari, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur, Kota Metro, serta Bandarlampung.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Dukung Brimob Jaga Stabilitas Keamanan di Provinsi Lampung

Pada tanggal 7 Maret bertempat di LKSA Sabilunnajah Lampung Tengah, dengan jumlah LKS sebanyak 42 dari Kabupaten Lampung Utata, Lampung Tengah dan Way Kanan.

Masih menutut Fitri, pada tanggal 8 Maret bertempat di LKSA Darut Tholibin Lampung Barat, hadir juga 17 LKS dari Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat

Sedangkan putaran terakhir yakni pada tgl 9 Maret di LKS Amanah Bunda Pringsewu dengan 13 LKS yang hadir terdiri dari Kabupaten Tanggamus, Pringsewu dan Pesawaran.

Diinformasikan juga bahwa pada tahun 2018 program/kegiatan yang dikelola oleh LKS  baik yang bersumber dari APBN, Dekon maupun APBD antara lain oranh lanjut usia, anak terlantar maupun disabilitas di luar panti, yakni home care, day care, family suport, rehab rumah lansia,  Tabungan Anak Sejahtera (TASA) dan alat bantu bagi disabilitas.

Baca Juga:  Kali Ini, Yusuf Kohar Sependapat Dengan Herman HN Perihal Pembangunan Flyover

Dengan sasaran binaan yang bersumber dari data BDT maka diharapkan terjadi peningkatan kesejahteraan dan menurunnya angka kemiskinan.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top