Bandar Lampung

Diminta Pengusaha Untuk Sosialisasi Tapping Box, Yanwradi : Bakso Sony Jangan Banyak Omong

Kepala BPPRD (Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah) Bandar Lampung Yanwardi/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Edukasi pemakaian alat tapping box (pencatat transaksi) dikeluhkan pengusaha Bakso Sony. Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retrebusi Daerah (BPPRD), Pemerintah Kota Bandar Lampung, Yanwardi, menyindir Bakso Sony dengan ungkapan ‘jangan banyak omong’.

Ungkapan yang dilontarkan oleh Yanwardi itu menyusul,  lantaran Manager Bakso Sony, mengeluhkan minimnya edukasi cara pemakaian tapping box.

“Jangan banyak omong, mereka (Bakso Sony) ketahuan tidak memakai/mematikan alat itu,” kecamnya, Kamis (1/11).

Dikatannya, saat ini BPPRD tengah merencanakan penambahan tapping box disejumlah Wajib Pajak (WP).

“Nanti di dalam tapping box itu terbagi beberapa jenis, seperti mobile post dan lain sebagainya,” kata dia.

Baca Juga:  Siang ini, Mahasiswa Lampung Dukung Jokowi Selesaikan HGU SGC

Sementara itu, Manager Bakso Sony, Wahyu, mengaku, bahwa sejauh ini penerapan tapping box diperusahaanya sedikit mengalami hambatan.

Lantaran, tenaga kerja belum sepenuhnya memahami cara mengoperasikan tapping box. Dan terkadang, jaringan server tapping box ikut mengalami gangguan.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top