Iklan
Modus

Diduga Mesum, Warga Tuntut Bupati Pesawaran Copot Kades Tanjung Rejo

Ratusan masyarakat Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Negeri Katon, menuntut Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, untuk mencopot jabatan Kepala Desa Tanjung Rejo yang diduga melakukan mesum dengan salah satu perangkat desa/MH

GEDONGTATAAN – Ratusan masyarakat Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Negeri Katon, menuntut Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, untuk mencopot jabatan Kepala Desa Tanjung Rejo yang diduga melakukan mesum dengan salah satu perangkat desanya.

“Kami tidak rela mas, kalau kampung kami dipimpin oleh kades mesum. Karena ini bisa merusak semuanya, terutama kami warga merasa sangat kecewa,” ungkap Karyono, salah satu perwakilan warga, Senin (1/7).

Menurutnya, tidak sepantasnya seorang kepala desa melakukan mesum di desa-nya sendiri.

“Saya ini orang kampung, tapi kalau yang seperti ini sungguh keterlaluan, apalagi mesumnya dilakukan dengan salah satu oknum kaur,” ujarnya.

Baca Juga:  Kesbangpol Pesawaran Awasi Perederan Paham Radikalisme

Ia pun meminta kepada Pemkab Pesawaran dan polisi untuk bersikap objektif dalam menangani kasus ini.

“Kami minta bupati untuk mencopot Sanjaya selaku kades dan polisi bisa menangani kasus hukumnya,” pintanya.

Ditegaskannya, masyarakat juga akan terus mendorong agar persoalan ini bisa diselesaikan.

“Yang pasti kami minta kades diturunkan, kami malu mas punya kades mesum, takut menjadi contoh anak muda,” tutupnya.

Melihat aksi demo ini, Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Pesawaran Syukur, yang dalam hal ini mewakili Bupati Pesawaran, langsung merespon aspirasi masyarakat Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Negeri Katon yang meminta Sanjaya selaku kadesnya turun lantaran diduga melakukan mesum.

“Ya, kita sudah terima tadi perwakilan dari para pendemo yang datang untuk menyampaikan aspirasi terkait kadesnya, sudah dicatat juga oleh inspektorat dan nanti juga langsung disampaikan langsung kepada pak bupati,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bila Terbukti, Terduga Kampanye Hitam Dikenai Hukuman 18 Bulan Kurungan  

Menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan turun untuk melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

“Dalam beberapa hari kedepan kami sudah minta inspektorat untuk turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap oknum aparatur desa yang diduga terlibat kasus mesum ini, dan secepatnya akan dikeluarkan SK pemeriksaan kepada inspektorat,” ujarnya.

Ia pun meminta kepada masyarakat untuk bersabar dalam menangani kasus ini.

“Kami juga minta warga untuk bersabar, dan tidak melakukan tindakan negatif, karena kita sudah ada komitmen dengan perwakilan tokoh masyarakat, untuk segera menyelesaikan persoalan ini,” pintanya.

Terpisah, perwakilan tokoh masyarakat Desa Tanjung Rejo Suparmin menuturkan, dalam waktu dekat pihaknya akan langsung menemui Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona.

Baca Juga:  Kronologi Penyerangan Mapolda Riau

“Kami tadi sudah bertemu dengan pihak pemda, dan rencananya kami akan langsung bertemu pak Bupati untuk menyampaikan hal ini,” tuturnya.

Ia pun menegaskan bersama warga lainnya, akan terus mendorong untuk penolakan Kades Tanjun Rejo.

“Ini bukan atas nama personal atau pribadi, tapi semua lapisan masyarakat dari tua dan muda, minta Kades (Sanjaya) untuk turun, karena jika ini dibiarkan akan menjadi contoh yang tidak baik,” tegasnya.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top