Iklan
Modus

Diduga Cabul, Dosen Unila Dilaporkan ke Polda Lampung

Tindakan asusila/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Dosen Universitas Lampung (Unila) berinisial CE, dilaporkan ke Subdit IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta), Ditreskrimum Polda Lampung, yang diduga berbuat asusila terhadap mahasiswi bimbingannya yakni DCL (22), warga Metro.

Laporan tersebut berdasarkan STTPL/671/IV/2018/SPKT, Selasa (24/4/2018).

Paman korban, Subir Sulaiman (48) mengatakan, tujuannya datang ke Polda Lampung untuk mendapingi keponakannya melaporkan perbuatan CE oknum Dosen Pembimbing yang diduga telah melecehkan keponakannya.

Korban diperiksa di Subdit IV kurang 5 jam. Mulai dari pukul 12.30 hingga 17.45 WIB.

“Keponakan saya dipegang tangan, leher, dan diduga dengan sengaja menyentuh bagian dada keponakan saya yang terlarang,” kata Subir Sulaiman, saat di ruang Graha Jurnalis Polda Lampung, Selasa (24/4).

Baca Juga:  Dishut Lampung OTT Illegal Logging di Kawasan Register 32

Menurut Subir Sulaiman, keponakannya sudah semester delapan (akhir) FKIP di Universitas tersebut, saat ini sedang menyusun skripsi. Oleh sebab itu, dia diperintahkan agar menghadap sendiri ke ruangan oknum itu.

Bahkan menurut Subir korban tidak hanya satu orang, diduga kawan-kawannya sempat menjadi korban perbuatan serupa.

“Saat menghadap bimbingan, keponakan saya diperlakukan tidak senonoh oleh oknum tersebut. Tidak hanya sekali, tetapi sering kali, mulai sekitar tiga bulan yang lalu hingga tiga hari lalu oknum itu melakukannya,” terangnya.

Sebagai orang tua, tambah Subir Sulaiman, sudah jelas tidak terima, karena untuk membesarkan dan mendidik anak sangat banyak pengorbanannya baik moril maupun materi.

“Untuk menguliahi anak, kami bayar kok. Tetapi, kenapa harus mendapat perlakuan tak senonoh oleh oknum yang seharusnya menjadi pendidik, panutan atau contoh,” katanya.

Baca Juga:  Kapolda Lampung Pantau Kasus Pamen Indehoi

Pelaporan tersebut agar peristiwa serupa tidak terulang lagi dan untuk menimbulkan efek jera.

Ia bersama orang tua korban, dan rekannya yang menyaksikan kejadian sepakat untuk melanjutkan persoalan ini ke ranah hukum dengan melaporkan oknum tersebut ke Polda Lampung.

Terpisah CE, ketika dikonfrimasi membantah dugaan asusila terhadap mahasiswinya.

“Saya tidak pernah melakukan itu, tanyakan saja sama mahasiswinya. Dia bimbingan saja sudah selesai,” kata  CE saat dihubungi, Selasa (24/4).

CE mengaku sudah banyak membantu mahasiswi tersebut, dengan meminjamkan banyak buku, dan literatur lainnya untuk bimbingan korban.

“Pelecehaan seksual gimana, orang  saya banyak-banyak bantu dia. Tanya saja sama anaknya,” jelas Dosen Fisika ini.

Baca Juga:  Kapolri Tito Karnavian Apresiasi Keberhasilan Polda dan Pemprov Lampung di Millenial Road Safety Festival 2019

CE yang merupakan dosen pembimbing kedua korban tersebut, siap untuk dimintai keterangan dan dikonfrontir.

“Silahkan, karena setiap mahasiswa saya bimbingan tidak pernah berdua, itu tidak pernah, ada mahasiswa lain dan tidak pernah sendiri. Tanya saja sama dia, terakhir dia bimbingan dua minggu lalu,” ungkapnya.(LS/DD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top