Daerah

Diduga Batasi Kerja Wartawan, Begini Kata Pihak BPJS Purworejo

Kantor BPJS Purworejo/Nus

Suluh.co – Dalam proses mencari tahu informasi publik seorang wartawan di Kabupaten Purworejo dihalang-halangi oleh oknum satpam.

Kejadian tersebut bermula saat proses mencari informasi terkait tidak bisanya mencetak kartu BPJS mandiri.

Dalam mencari informasi tersebut wartawan dari suluh.co atas nama Mahestya Andi mendatangi BPJS Kesehatan unit Kabupaten Purworejo, Senin (11/1).

Dalam proses pencarian informasi, Mahestya Andi sudah memperkenalkan diri sebagi wartawan kepada satpam dan menunjukkan kartu identitas, namun satpam tersebut melarangnya untuk masuk kedalam kantor BPJS dengan alasan yang dibolehkan masuk hanya orang yang berkepentingan pelayanan.

“Saya sudah menyampaikan bahwa saya ingin menggali informasi terkait, kenapa tidak bisa mencetak kartu BPJS Mandiri, dan saya meminta ijin bertemu kepala unit atau humas dari BPJS, namun saya dilarang dengan nada sedikit tinggi, dan disuruh keluar,” terang Andi.

Baca Juga:  Kisruh Dugaan Penyelewengan Anggaran KPU Pesawaran Memanas

Mahestya Andi menceritakan, saat ia menunjukkan kartu identitas wartawan, kata satpamnya, percuma mas saya tidak peduli, saya hanya menjalankan SOP perusahaan, mau wartawan tentara.

Tidak berselang lama, ia di hampiri satu karyawan perempuan dan meminta maaf atas pelayanan dari BPJS, dan ketika saya meminta bertemu humas atau kepala unit saya tetap saja tidak di ijinkan, dan diminta untuk janjian.

“Saya diminta untuk menunggu diluar dan bertanya terkait proses, kenapa tidak bisa mencetak kartu Mandiri kepada salah satu anggota BPJS yang ingin mencetak mandiri,” tegasnya.

Sementara, Kepala Kabupaten Purworejo BPJS Kesehatan, Dina Anjayani saat dikonfirmasi melalui via WA menyampaikan, dalam masa pandemi ada pembatasan layanan, yang bisa dilayani secara tatap muka adalah yang kelas 3, untuk kartu sekarang pakainya kartu yang ada diaplikasi mobile JKN, untuk pelayanan informasi bisa mengoptimalkan kanal kanal online telepon 1500400,

Baca Juga:  IWO Way Kanan Gelar Pelatihan Jurnalistik

Yang harus dilakukan satpam adalah mengedukasi peserta agar memanfaatkan layanan NON tatap muka apabila segmen peserta bukan kelas 3.

1. Sesuai instruksi dari kantor pusat bahwa selama masa pandemi beberapa layanan dialihkan dengan non tatap muka. Pelayanan tatap muka khusus PBI, PBPU kelas 3, dan pensiunan. Maka pencetakan kartu PPU swasta melalui Mobile JKN.

2. Terkait SOP, yang perlu ke kantor temannya, sudah dipersilakan masuk. Jadi yang masuk cuma 1 orang saja, nah wartawannya itu minta maksa masuk, terus satpam bilang sudah menyampaikan SOP selama masa pandemi yg masuk adalah 1 orang inti yang mau mengurus.

3. Apabila penjelasan di satpam masih belum memuaskan ada kanal informasi lain seperti Chika, Vika 1500400.

Baca Juga:  Pembuatan e-KTP di Tulangbawang Dipermudah

Reporter : M. Yunus

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top