Bandar Lampung

Dewan Dakwah Lampung Sebar Puluhan Khotib jadi Imam Salat Gerhana Bulan

Dewan Dakwah Lampung Sebar Puluhan Khotib jadi Imam Salat Gerhana Bulan/Istimewa

Suluh.co – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Lampung, menghimbau kepada seluruh masyarakat Lampung untuk dapat melaksanakan Salat Gerhana Bulan yang terjadi di wilayah Indonesia pada Rabu (26/5) di masjid atau mushola terdekat.

Pada peristiwa gerhana bulan kali ini Dewan Dakwah Lampung menerjunkan sebanyak 20 khotib yang akan menjadi imam salat gerhana diberbagai masjid se-Bandar Lampung.

20 khotib tersebut antara lain:

1. Ustadz Saif Umar, Masjid Thoriqul Khoir Jl Imam Bonjol, Gedong Air
2. Ustadz Rozi, Masjid At-Taqwa Segalamider
3. Ustadz Zubaidi, Masjid Al Falah Kubah Lima Kedaton
4. Ustadz Mahfudin, Musholla Al Istiqomah Perumnas Way Halim
5. Ustadz Syamsuďdin, Masjid Falahuddin Jl. Tamin, Sukajawa
6. Ustadz Arifuddin Maksum, Masjid Bahrul Ulum Tanjung Senang
7. Ustadz Asip Abdullah, Masjid Baitul Makmur Gunung Terang VII
8. Ustadz Repianto, Masjid Nurul Iman, Gunter, Langkapura
9. Ustadz Abu Syamil, Masjid Al Bayaan Perum Billabong Jaya Langkapura
10. Ustadz.l Ansori di Masjid Albarokah Perum BKP Blok O
11. Ustadz Sumino di Masjid Darul Muslimin Tanjung Baru
12. Ustadz Hafi Suyanto Lc di Masjid Darul Fatah
13. Ustadz Lili Tobing, Masjid Al- Faad Natar
14. Ustadz Sukirman, Masjid Al Mukhlisin Korpri Raya, Sukarame
15. Ustadz Nur Ilmi, Masjid Nurul Amal Swadaya 7 Gunung Terang
16. Ustadz Ibadurrahman, Masjid Zainal Abidin Yakub Sukabumi
17. Ustadz Son Haji, Masjid Al-Fatih Perum ragom Gawi Kemiling
18. Ustadz Muklis Solihin, Masjid Mujahidin Rawa Laut
19. Ustadz Jufri Aminullah, S.Sos, Masjid PPTQ M.Natsir Putra Jatiagung
20. Ustadz Eko Susanto, S.Pd, Masjid PPTQ M.Natsir putri Jatiagung

Pelaksanaan Salat Gerhana Bulan dilakukan setelah salat maghrib, sesuai dengan terjadinya gerhana bulan total pada pukul 18:11 WIB sampai 18.26 WIB.

Baca Juga:  Sudah 2 Kasus Penculikan Anak Terjadi di Bandar Lampung

Ketua Dewan Dakwah Provinsi Lampung, Ustadz Mukhlis Solihin, menjelaskan, salat gerhana dilakukan dengan rukun yang berbeda dengan salat wajib pada umumnya.

Yakni salat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat, setiap rakaatnya terdiri dari dua kali rukuk dan dua kali sujud.Salat Gerhana diawali niat dan diakhiri salam.

“Salat gerhana bulan tentu berbeda dengan salat pada umumnya, karena setiap rakaat 2 kali ruku, 2 kali bacaan Al-fatihah dan sujud sebagaimana pada salat-salat yang biasa, jadi marilah kita laksanakan,” paparnya, Rabu (26/5).

Selain itu, ia uga menghimbau agar pelaksanaan salat gerhana dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan, menyertakan doa bersama untuk keselamatan muslim di Palestina dan perbanyak infaq, shadaqoh untuk bantuan ke Palestina.

Baca Juga:  Groundkaart PT KAI di Lampung Tidak Terdaftar di BPN 

“Serta mendoakan kaum muslimin agar selamat dari wabah Covid-19 dan aneka versi mutasinya,” ujarnya.

Gerhana Bulan Total menjadi fenomena alam yang sangat indah.

Salah satu kekuasaan Allah SWT yang memperlihatkan kebesaran-Nya. Umat muslim dianjurkan untuk salat khusuf atau Salat Gerhana Bulan yang memiliki keutamaan antara lain meningkatkan keimanan dan mengingat hari kiamat.

 

Reporter : SUL/DDL

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top