Iklan
Politik

Dari 161 Mata Pilih, Hanya 30 Orang Warga Binaan Lapas Rajabasa Bisa Gunakan Hak Suara

Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Lembaga Pemasyarakatan Rajabasa hanya memiliki 30 warga binaan yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk menggunakan hak memilih pasangan calon gubernur–wakil gubernur di pilgub 27 Juni 2018.

“Jumlah warga binaan Lapas Rajabasa sekitar 1111 orang. Kemarin warga binaan yang memiliki hak milih sekitar 161. Tetapi, saat ini hanya 30 orang yang bisa menggunakan hak pilihnya,” kata Kalapas Rajabasa, Sujonggo, Selasa (26/6).

Ia mengaku pihaknya terkendala dengan aturan yang menyebutkan bahwa salah satu persyaratan warga masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), yakni memiliki e-KTP.

“Warga binaan waktu masuk kan tidak  membawa KTP. Jadi, kami terkendalanya disini,”ucapnya.

Baca Juga:  Resmi Ditutup, Tanggamus Pertahankan Gelar Juara MTQ ke-46

Oleh karena itu, pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan Lembaga penyelenggara pemilu agar seluruh warga binaan Lapas Rajabasa bisa masuk ke DPT.

“Ini sedang ada Bawaslu kita sampaikan permasalahannya agar ada jalan keluarnya. Bawaslu sendiri belum bisa menetapkan jumlah DPT karena terbentur dengan aturan yang ada,”ungkapnya.

Ia berharap warga binaan yang memiliki hak pilih bisa menyalurkan hak pilihnya untuk turut serta memilih pasangan calon gubernur–wakil gubernur.(RM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top