Bandar Lampung

Dapat Kucuran Dana, Pemerintah Kebut Penyelesaian 6 Ruas Jalan Provinsi

Penyelesaian jalan mantap Provinsi Lampung/Ist

 

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun ini mengebut pembangunan jalan provinsi yang  memperhatikan konektivitas pada pusat-pusat kegiatan dan industri sebagai penggerak ekonomi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Provinsi Lampung Budi Darmawan menuturkan, untuk mendukung visi Gubernur Lampung seperti yang tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJMD) 2015 – 2019, konektivitas wilayah dan pembukaan daerah terisolir menjadi salah satu isu strategis pembangunan daerah yang harus diutamakan.

“Tahun ini, Dinas PU-PR mempunyai target kemantapan jalan provinsi sepanjang 1.354,618 Km atau sebesar 80% dari total panjang jalan provinsi serta meningkatkan kapasitas jalan provinsi pada 6 (enam) ruas jalan prioritas demi mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Lampung,” ungkapnya, Rabu (21/3).

Budi memaparkan, diantara prioritas pembangunan jalan pada tahun 2018 yang diharapkan dapat tertangani maksimal karena merupakan akses utama penggerak perekonomian adalah pada ruas-ruas jalan Sp. Korpri – Sukadamai (Kab. Lampung Selatan), Padang Cermin – Kedondong (Pesawaran), Pringsewu – Pardasuka (Pringsewu), Metro – Tanjung Kari (Kab.Lampung Timur).

Baca Juga:  Yuk, Dukung Lampung Wujudkan Provinsi Layak Anak dan Peduli HAM

Selanjutnya daerah Pugung Raharjo – Jabung (Kab.Lampung Timur), Sp. Randu – Seputih Surabaya (Kab.Lampung Tengah), Seputih Surabaya – Sadewa (Kab.Lampung Tengah), Negara Ratu – Sp. Soponyono (Kab.Lampung Utara), Negara Ratu – Sp. Tujok (Kab.Lampung Utara), Penumangan – Unit VI (Kab. Tulang Bawang Barat), Sp. Unit VIII – Gedong Aji (Tulang Bawang), Gedong Aji – Umbul Mesir (Tulang Bawang), Pakuan Ratu – Bumiharjo (Kab. Way Kanan), Sp. Pematang – Brabasan (Kab.Mesuji) dan Brabasan – Wiralaga (Kab.Mesuji).

Untuk kepentingan pengembangan pariwisata, ruas jalan Lempasing – Padang Cermin dan Padang Cermin – Sp. Teluk Kiluan di Kabupaten Pesawaran akan tetap diberikan porsi utama di tahun 2018 ini.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Didesak Bantu Reni Desmiria

“Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk melakukan percepatan pencapaian target kondisi mantap sebesar 85% pada akhir tahun 2018,” kata Budi.

Menurut dia, kenaikan jalan mantap sebesar 77,04% di tahun 2017 lalu dihasilkan dari berbagai kegiatan pembangunandan pemeliharaan jalan yang telah dilakukan pada tahun lalu yakni sepanjang 339,93 Km.

Sebelumnya, dana pinjaman Pemprov Lampung kepada PT. SMI, kata anggota Komisi IV DPRD Lampung, Watoni Noerdin, disepakati bersama senilai Rp600 miliar. Besaran usulan dana tersebut datang dari Pemprov Lampung, dan berdasarkan kunjungan serta analisa PT. SMI dilapangan.

“Maka, keluarlah dana pinjaman maksimal. Dan itu pun khusus untuk pembangunan 6 ruas jalan yang dikerjakan oleh pemerintah daerah,” jelasnya.

“Dalam ketentuannya, PT. SMI memberikan pinjaman ini khusus untuk pembangunan infrastruktur. Karena mereka (SMI) tidak mau pembangunan nanti hanya sekadarnya saja, mereka ingin ruas jalan itu selesai dengan kualitas baik. Artinya, fungsi dan manfaat harus berbanding setara,” tambahnya.

Baca Juga:  Randis Pemprov Lampung Dilarang Untuk Mudik

Dirinya juga mengatakan, pinjaman dana tersebut berjalan dengan batas waktu 5 tahun, dengan pembayarannya dilakukan secara berkala.

“Jadi nanti harus dipahami, pinjaman ini bukan semata-mata untuk kepentingan tapi guna pembangunan yang merata demi peningkatan roda ekonomi. Dan jangan menilai secara negatif, karena ini bagian dari kelembagaan,” ungkap dia.(DD)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top