Daerah

Curah Hujan Rendah, Proses Tanam Padi di Tubaba Melambat

Proses tanam padi/Ilustrasi

TULANGBAWANG BARAT – Masuk bulan November, curah hujan di sebagian wilayah Kabupaten Tulangbawang Barat, masih cukup rendah. Hal itu berimbas pada lambatnya proses tanam padi sebagian wilayah untuk musim rendeng tahun ini.

Salah satu petani padi Tulangbawang Barat, Suhardi, menuturkan, hingga pertengahan bulan dirinya belum juga menebar benih.

“Petunjuk dari pengurus air, kami disuruh nebar bibit/benih padi pada tanggal 25 November. Tapi yang arealnya di BDM sebagian sudah nebar benih,” ujarnya, Senin (5/11).

Hal berbeda disampaikan oleh Ketua GP3A, Dwi Tirta Dayamurni Susanto. Pihaknya berharap, memasuki pertengahan November, curah hujan sudah cukup maksimal untuk melakukan olah lahan. Sehingga, musim tanam rendeng dapat dimaksimalkan.

Baca Juga:  Arus Pemudik Pejalan Kaki di Pelabuhan Bakauheni Naik

“Dipertengahan bulan ini, kita sudah mulai melakukan olah lahan. Hujan sudah cukup baik. Sehingga, sudah ada air untuk memulai tanam,” ujarnya.

Ia juga berharap, hasil panen pada musim rendeng tahun ini bisa maksimal. Pasalnya, rendeng kemarin hasilnya kurang maksimal, karena nantinya dua tahun kedepan tidak ada tanam gadu.

Selain itu, dirinya meminta kepada petani agar mengantisipasi hama tikus, karena populasi perkembangbiakan tikus makin hari semakin banyak.(GS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top