Iklan
Modus

Cubit Balita Hingga Memar, Calon Ayah Tiri Ditangkap Polisi

Penganiayaan balita/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Seorang balita berusia empat tahun, di Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan kekasih ibunya.

Keluarga korban yang tidak terima dengan perbuatan tersangka, kemudian melaporkan ke pihak kepolisian.

Tersangka pun berhasil diamankan polisi dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Korban dari ayah tiri ini, mengalami luka lebam di bagian badan serta pahanya, yang kemudian diantar pihak keluarga ke Mapolsek Panjang untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

polisi yang menerima laporan korban kemudian bergerak mencari tersangka dan berhasil mengamankannya untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Dihadapan polisi, tersangka berinisial AB berusia 30 tahun, warga Pidada, Pesawaran, berdalih perbuatan yang dilakukannya tersebut hanya untuk memberi peringatan kepada korban yang kerap membuat kesal ibunya yang juga merupakan kekasih tersangka.

Baca Juga:  Kurang dari 24 Jam, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan di Pasar Unit 2

“Saya hanya sebatas mencubit dibagian badan dan pahanya menggunakan tangan. Dan itu saya lakukan didepan ibunya, karena saya kesal dengan tingkah lakunya,” ungkap AB, tersangka penganiayaan, kemarin.

Sementara itu, Kapolsek Panjang AKP Adit Priyanto, mengatakan, meski tersangka berdalih dengan perbuatan yang dilakukannya itu, namun pihaknya tetap melakukan proses hukum atas dasar laporan pihak keluarga korban.

“Dari hasil pemeriksaan visum, korban mengalami luka memar dibagian badan serta pahanya, akibat dianiaya secara fisik oleh tersangka yang merupakan kekasih ibu korban,” jelas AKP Adit.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka kini mendekam dibalik sel Mapolsek Panjang, polisi menjerat tersangka dengan pasal 80 ayat 2 Undang Undang Nomor 34 Tahun 2014, tentang perlindungan anak serta terancam hukuman selama 10 tahun kurungan penjara.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top