Iklan
Modus

Ceramahi Hakim dengan Hadist, Khamamik Berharap Dibebaskan

kiri-Bupati non aktif Mesuji, Khamamik, Taufik Hidayat (adik kandung Khamamik), dan Wawan Suhendra (Sekretaris Dinas PUPR Mesuji)/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Pengadilan Negeri Tanjung Karang, kembali menggelar sidang lanjutan perkara suap fee proyek Kabupaten Mesuji, yang kali ini digelar dengan agenda sidang yaitu pembacaan nota pembelaan para terdakwa, Kamis (22/8).

Dalam nota pembelaannya, masing – masing terdakwa, Bupati non aktif Mesuji,(adik kandung Khamamik), dan Wawan Suhendra (Sekretaris Dinas PUPR Mesuji), membacakan secara bergantian surat pledoi yang telah dibuat, dengan memohon keringanan hukuman dari majelis hakim.

Ketiganya berdalih mereka adalah tulang punggung keluarga.

Hal yang berbeda justru dicantumkan oleh Khamamik dalam surat pledoinya. Dirinya turut menulis dua buah hadist, yang ia tujukan kepada majelis hakim sebagai sang pengadil, untuk dapat memberikan keputusan yang seadil-adilnya kepada dirinya.

Baca Juga:  Cubit Balita Hingga Memar, Calon Ayah Tiri Ditangkap Polisi

“Saya memohon kebijaksanaannya dan sentuhan hatinya jaksa penuntut umum, untuk bisa memutuskan seringan-ringannya tentang saya. Dan kalo mereka berkenan bisa membebaskan saya dari segala tuntutan,” harap Khamamik, usai persidangan.

Jaksa pun meminta kepada Khamamik, untuk segera mengembalikan uang sebesar Rp50 juta ke rekening penampungan KPK,  yang waktu lalu diberikan oleh Kardinal sebelum dirinya berangkat haji ke tanah suci.

“Yah, nanti dikembalikan langsung kepada KPK,” tukas Khamamik.

Pengembalian uang tersebut, nantinya diharapkan pula oleh jaksa dapat mempengaruhi keputusan dari majelis hakim terhadap terdakwa Khamamik, mengingat hal tersebut adalah sebuah niat baik.

Sementara sidang lanjutan dari perkara ini akan digelar pada dua minggu mendatang, dengan agenda sidang yakni pembacaan putusan dari majelis hakim.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top